News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

GAPENSI Surabaya dan BPJAMSOSTEK Surabaya Tanjung Perak Kerja Sama Pelindungan Jamsostek Jasa Konstruksi

GAPENSI Surabaya dan BPJAMSOSTEK Surabaya Tanjung Perak Kerja Sama Pelindungan Jamsostek Jasa Konstruksi



Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Sebagai bentuk sinergi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) khususnya tenaga kerja konstruksi yang terlibat melalui pelindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), Gapensi Surabaya menandatangani kerja sama dengan Kantor Cabang Badan Peyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Surabaya Tanjung Perak.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Surabaya Tanjung Perak, Galuh Santi Utari dan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Surabaya, Yoyon Sudiono bersamaan dengan peringatan HUT Gapensi Ke 62 di kantor BPC Gapensi Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/1/2021).

Keduanya sepakat bekerjasama memberikan pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada para tenaga kerja konstruksi maupun karyawan anggota Gapensi Kota Surabaya.

Dalam surat perjanjian itu BPJamsostek Surabaya Tanjung Perak dan Gapensi Kota Surabaya sepakat untuk melakukan sosialisasi dan edukasi bersama terkait jaminan sosial ketenagakerjaan, mendorong kepatuhan pemberi kerja di bidang jasa konstruksi, memberikan kemudahan akses informasi, kepesertaan dan pelayanan jaminan.

Dalam kesempatan itu Galuh mengatakan, sangat berharap seluruh badan usaha di sektor konstruksi beserta tenaga kerjanya yang bernaung di bawah BPC Gapensi Kota Surabaya dapat pelindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan baik untuk segmen penerima upah (PU) dan juga kegiatan konstruksinya dalam segmen Jasa Konstruksi (Jakon).

"Kenaikan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) sesuai PP Nomor 82 Tahun 2019 diharapkan dapat dirasakan oleh semua tenaga kerja. Kenaikan manfaat program BPJamsostek itu di antaranya, JKM yang semula Rp24 juta menjadi Rp42 juta, dan bea pendidikan ahli waris peserta yang sebelumnya untuk 1 anak sebesar Rp12 juta sekarang untuk 2 anak mulai TK sampai kuliah S1 yang totalnya bisa mencapai Rp174 juta," kata Galuh.

Galuh juga menambahkan manfaat lain yang bisa didapatkan oleh tenaga kerja dan badan usahanya, diantaranya bantuan pemerintah pada pekerja melalui BPJamsostek, yakni Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan Kebijakan Relaksasi Iuran dari pemerintah dalam rangka penyelamatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Untuk mendapatkan hal itu serta kemudahan akses kepesertaan dan pelayanan kami juga mendorong badan usaha peserta untuk terus mengupdate dan meningkatkan kualitas data tenaga kerjanya,” tutur Galuh.
Galuh juga menyampaikan, hingga Desember 2020 jumlah tenaga kerja aktif yang terdaftar di Kantor Cabang BPJamsostek Surabaya Tanjung Perak tercatat untuk sektor Penerima Upah (PU) sebanyak 81.998 tenaga kerja, Bukan Penerima Upah (BPU) sebanyak 10.467 tenaga kerja, dan khusus di sektor jasa konstruksi sebanyak 36.123 tenaga kerja.

Sementara itu Ketua BPC Gapensi Kota Surabaya, Yoyon Sudiono, mengatakan, kerjasama ini sebagai bentuk sinergi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota Gapensi khususnya tenaga kerja konstruksi melalui pelindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan bentuk pengabdian kami sebagai pengurus Gapensi Kota Surabaya untuk memberikan manfaat pada anggota, khususnya pada tenaga Jasa Konstruksi,” kata Yoyon.

Menurut Yoyon, kerjasama ini untuk mempercepat proses pendaftaran anggota Gapensi beserta para pekerjanya ke BPJamsostek. Disebutkan, dari sekitar 600 badan usaha anggota Gapensi Kota Surabaya sudah sebagian yang terdaftar di BPJamsostek Cabang Surabaya Tanjung Perak.

Yoyon juga menambahkan, pelindungan jaminan sosial BPJamsistek, di samping wajib diikuti bagi pemberi kerja dan tenaga kerja, juga banyak memberikan manfaat yang tentunya sangat dibutuhkan oleh mereka. “Karena itu kami mendorong mereka segera daftar ke BPJamsostek," pungkas Yoyon. (Azwar).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar