News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Senior Executive Vice President ( SEVP) Perkebunan, Dan Senior Executive Vice President Teknik Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan

Senior Executive Vice President ( SEVP) Perkebunan, Dan Senior Executive Vice President Teknik Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan

Labuhanbatu, Wartapembaruan.co.id --  Senior Executive Vice President ( SEVP) Perkebunan, Dan Senior Executive Vice President Teknik Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan.

Senior Executive Vice President yang dijabat Fauji Omar memilih diam saat dikonfirmasi awak media ,dengan menuliskan beberapa pertanyaan antara lain : Apa tanggapan Bapak dengan berita yang dikirimkan ke Wattsapp  Bapak,dan hal apa yang dilakukan dilakukan untuk mengatasi Pokok sawit yang menguning ,dan apakah limbah cair dari PKS Pabrik Kelapa Sawit sengaja dialirkan ke areal pokok sawit yang produktif ,ketiga pertanyaan yang dikirimkan lewat aplikasi Watssapp Fauji Omar selaku President Perkebunan memilih diam ,walau terlihat jelas Wattsapp milik Fauji Omar aktif, dan terlihat ceklis dua,Senen 18/10/2021.

"Terpisah saat di  konfirmasi Joni Raja Siregar yang menjabat  sebagai SEVP II  ( Senior Executive Vice President)  PKS dan Tehnik ,Juga diam dan Enggan memberikan penjelasan ketika dikonfirmasi lewat Aplikasi Watsapp Senen 18/10/2021, Adapun pertanyaan yang ditujukan kepada Joni Raja Siregar sebagai SEVP II sebagai berikut : Apakah ? tidak salah limbah cair dari PKS Pabrik kelapa sawit milik PTPN IV UNIT AJAMU I dibuang dan dialirkan kelahan perkebunan yang masih produktif,dan Langkah apa yang akan dilakukan Pak ,Joni Raja Siregar Memilih diam walau terlihat ceklis dua dan aktif.

PTPN IV UNIT AJAMU I Terletak di Desa Perkebunan Ajamu , Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara,
Sangat disayangkan kedua  Petinggi PTPN IV lebih memilih diam saat di konfirmasi dalam hal penangan gulma (benalu) dan pokok sawit yang menguning ,dan limbah cair yang di alirkan ke lahan Produktif  Perkebunan PTPN IV UNIT AJAMU I.

Terlihat jelas hampir di setiap Adf ( afdeling ) ditemukan awak media ini benalu tumbuh subur
 bersama pokok kelapa sawit di PTPN IV UNIT AJAMU I.

"Begitu juga halnya dengan Pokok kelapa sawit yang terdapat di Adf II Blok 0 dan di Blok G , Ratusan pokok sawit mengecil dan mengerucut serta daun menguning.

"Masih di lokasi yang sama  , pokok sawit di sekitar kolam limbah, digenangi limbah cair dari PKS Pabrik kelapa sawit milik PTPN IV UNIT AJAMU I,diduga tanggul kolam penampungan limbah cair bocor .

" Hal inilah membuat hasrat awak media ini untuk mengkonfirmasi Petinggi PTPN IV ,Namun sangat disayangkan ,Kedua pimpinan PTPN IV Joni Raja Siregar dan Fauzi Omar memilih diam sampai berita ini disajikan kemeja redaksi.

Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno, diharapkan agar menurunkan tim  eksternal dalam pengauditan anggaran biaya tanaman , lihat dari kondisi pokok kelapa sawit di PTPN IV UNIT AJAMU I banyak Parasit jenis Benalu tumbuh rindang di Setiap Adf afdeling.

PTPN IV juga bekerjasama dengan RSPO (  Roundtable Sustainable  Palm Oil)  yang mewujudkan industri berkelanjutan dan ramah lingkungan.


RSPO Berkantor pusat di Zurich, Swiss, RSPO juga memiliki kantor sekretariat di Kuala Lumpur dan memiliki kantor perwakilan di Jakarta. 


RSPO meminta Seluruh Perusahaan harus  Berkomitmen Terhadap Perbaikan Lingkungan yang  Berkelanjutan.
Perusahaan menjunjung tinggi komitmen untuk memperbaiki lingkungan secara berkelanjutan. Perusahaan juga harus memonitor dan mengkaji ulang kegiatan serta mengimplementasikan rencana yang bertujuan untuk memperkecil dampak negatif secara kontinu.

"Artinya, selama pabrik beroperasi, perusahaan harus aktif melakukan pengawasan, pengkajian, dan menjalankan kegiatan konservasi lingkungan hidup di sekitar area usaha. Hal ini berkaitan erat dengan pengelolaan limbah, polusi, pembatasan emisi, dan isu sosi.

PTPN IV UNIT AJAMU I bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit dan juga Pengolahan buah kelapa sawit ( PKS) yang terletak di Desa Perkebunan , Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu,Sumut.
"Terlihat limbah cair Pabrik kelapa sawit PTPN IV Unit Ajamu I di alirkan ke areal pokok kelapa sawit yang masih produktif, hingga diduga kuat pokok kelapa sawit yang tergenangi cairan limbah  gagal reproduksi dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal, Para pemanen tanda buah segar ( TBS ) selalu mengeluh akan bau busuk yang menyengat, ketika melakukan aktivitas pemanenan di sekitar kolam limbah milik PTPN IV UNIT AJAMU I.

Masih disekitar pabrik, masyarakat yang berlalu lalang juga mengeluhkan bau busuk yang menyengat saat melintas dari jalan yang berdekatan dengan pembuang limbah cair ,"dan herannya lagi limbah cair ini juga dialirkan keparit besar Perkebunan ,kalau di siang hari baunya minta ampun bertambah parah ," Tutur Inisial Ast lbs  dan warga yang selalu berlalu lalang dari jalan tersebut.

Awak Media  ini berharap agar pencinta lingkungan hidup turun ,dan berharap RSPO ( Roundtable Sustainable Palm Oil) meninjau PKS dan kolom limbah  yang diduga limbah Cair Pabrik kelapa sawit Milik PTPN IV UNIT AJAMU I dibuang dan dialirkan ke Areal perkebunan kelapa sawit Produktif dengan terbuka dan keparit besar jalan perkebunan PTPN IV UNIT AJAMU I.

( Marhite Rajagukguk).


Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.