News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sepanjang Tahun 2021 Berhasil Tewaskan 7 Orang DPO Teroris MIT, Ini Sosok Mayjen TNI Richard TH Tampubolon Komandan Koopgabsus TNI

Sepanjang Tahun 2021 Berhasil Tewaskan 7 Orang DPO Teroris MIT, Ini Sosok Mayjen TNI Richard TH Tampubolon Komandan Koopgabsus TNI


Jakarta, Wartapembaruan.co.id
-- Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopgabsus) Tricakti TNI mencatat sebanyak tujuh DPO teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jaringan Poso tewas sepanjang tahun 2021.


Pasukan Koopgabsus Tricakti di bawah pimpinan Mayjen TNI Richard TH Tampubolon, beroperasi secara terkoordinasi dalam Satgas Madago Raya yang mulai efektif bekerja sejak awal Januari 2021.

Pasukan Koopgabsus TNI mengawali tugasnya di daerah operasi Poso, Parimo dan Sigi. Dalam manuvernya Koopsgabsus Tricakti mengandalkan tim kecil dengan daya gempur tinggi serta memiliki daya jelajah tinggi dan sanggup bermanuver di berbagai medan.

 

Bahkan, cuaca sangat ekstrem harus dihadapi tim untuk mengejar dan menyergap titik persembunyian 11 DPO Teroris Poso tersebut.

Terakhir, Operasi Poso berhasil menembak tewas pimpinan kelompok MIT, Ali Kalora dan pengawalnya.

Komandan Koopgabsus TNI, Mayjen TNI Richard TH Tampubolon diketahui merupakan lulusan Akademi Militer pada tahun 1992 dari kecabangan Infantri. Karirnya banyak dihabiskan di Korps Baret Merah atau Kopassus. 

Lulus dari Lembah Tidar Magelang, Putra Batak ini mengabdi sebagai Pabandya Lid Sintel Makopassus. Selanjutnya, Richard ditunjuk sebagai Komandan Rayon (Danyon) 11 Grup I Kopassus, Wadan Grup II Kopassus, Asintel Danjen Kopassus, dan Dangrup II Kopassus, serta Dangrup III Kopassus. 

Penugasannya di luar Korps Baret Merah terjadi pada tahun 2016 saat dipercaya sebagai Danrindam Mulawarman dan Danrem 023/Kawal Samudera.

Tak lama kemudian, Richard kembali ke Cijantung sebagai orang nomor dua di pasukan elite TNI Angkatan Darat alias Wadanjen Kopassus. 

Karirnya terus menanjak, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menunjuknya sebagai Komandan Operasi Khusus atau Dankoopsus TNI menggantikan Mayjen Rochadi yang pensiun.

Penunjukannya tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/588/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Richard dilantik Panglima TNI di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020). Pelantikan ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1497/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020.  

Sebelum ditunjuk sebagai Dankoopssus TNI, Richard merupakan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I) selama tujuh bulan. 

Jabatan Dankoopsus merupakan promosi bintang dua bagi Richard Tampubolon. Landasan hukum pembentukan Koopssus TNI adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2019 yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 3 Juli 2019.

Koopssus TNI merupakan pasukan khusus dari tiga matra, darat, laut, dan udara. Mereka terdiri dari 500 personel. 400 personel menjalankan fungsi penangkalan terorisme, sedangkan 100 personel lainnya melakukan penindakan aksi terorisme.

Koopssus TNI secara struktural berada di bawah komando Panglima TNI.

Melihat rekam jejak Mayjen TNI Richard Tampubolon tersebut, Pendiri Beranda Ruang Diskusi, Dar Edi Yoga menilai, Richard sangat cocok menempati pos jabatan Pangkostrad jika Letjen TNI Dudung Abdurachman dipromosikan jadi Kasad. 

"Karirnya terus menanjak, berbagai prestasi berhasil ditorehkannya sebagai perwira dari Korp Baret Merah. Jadi wajar saya kalau beliau layak menempati jabatan Pangkostrad," ujar Dar Edi Yoga yang juga praktisi media itu, Selasa (19/10).

Menurut Yoga, tangan dingin Richard Tambubolon akan membuat wibawa dan marwah TNI semakin moncer. Terlebih, melihat aksinya selama penuntasan teroris yang selama ini menjadi DPO di Indonesia, Ali Kalora.

"Salah satu dari sekian banyak bukti prestasi beliau adalah Ali Kalora yang berhasil dibunuh," tandasnya.  

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.