News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bertemu Dubes Denmark, Menteri Suharso Bahas Sejumlah Kerjasama

Bertemu Dubes Denmark, Menteri Suharso Bahas Sejumlah Kerjasama


Jakarta, Wartapembaruan.co.id
-- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menerima audiensi Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen, Rabu (24/11/2021).

Pertemuan diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas pertemuan antara Kementerian PPN/Bappenas dengan Kedutaan Besar Kerajaan Denmark pada 10 November 2021 mengenai rencana investasi dari Kerajaan Denmark dan rencana pendandatangan G2G MoU pembiayaan proyek infrastruktur.

Rapat ini turut dihadiri oleh CEO Nokia Denmark Lise Karstensen, Direktur Howden Anders Kristian Karlsson, Wakil Presiden Eksekutif Terma Steen Lynenskiold, Kepala Penjamin Emisi EKF Vium Gjelfort, dan Penasihat Kedutaan Besar Kerajaan Denmark.

Terdapat sejumlah agenda yang dibahas dalam rapat ini. Pertama, Perkembangan penandatanganan G2G MoU pembiayaan proyek infrastruktur.

Kedua, perubahan kebijakan kerja sama dari EKF (dana kredit eksport). Pihak EKF telah berkonsultasi dengan Kementerian PPN/Bappenas mengenai tindak lanjut MoU untuk pemanfaatan skema pembiyaan EKF pada saat makan siang bisnis pada hari Senin, 22 November 2021, serta telah melakukan pengenalan kepada Direktorat Pinjaman dan Hibah, Kementerian Keuangan.

Ketiga, Pengenalan profil perusahaan EKF, Nokia, Howden, dan Terma. Keempat, proses administrasi Blue Book dan Green Book.


Hal lain yang dibahas adalah mengenai potensi kerja sama yang tercantum dalam MoU. Fokus kerja ini mencakup teknologi informasi dan komunikasi, energi terbarukan dan efisiensi energi, transportasi dan logistik, lingkungan dan ekonomi sirkuler, kelautan dan perikanan, kemaritiman dan pertahanan, penanganan bencana serta perencanaan dan pembangunan IKN.

Usulan kerja sama yang ditawarkan dalam bentuk bantuan pendanaan, pendampingan teknis (technical assistance) dan kerja sama lain yang disepakati.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.