News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Indi Home Mati, ANBK Terhenti, Guru, Siswa dan Kepala Sekolah Menggerutu

Indi Home Mati, ANBK Terhenti, Guru, Siswa dan Kepala Sekolah Menggerutu

Lebak, Wartapembaruan.co.id -- Dengan kemajuan teknologi sekarang ini,semua Pendidikan dari mulai SD,SMP,SMA sampai perguruan tinggi menggunakan Teknologi yg cukup canggih.

Beberapa bulan ini Siswa SD.sudah mulai di kenalkan pembelajaranya dengan sisten Komputer,termasuk ANBK sekarang ini.

Semua Sekolah Dasar di Kecamatan Maja menggunakan sistim komputer dalam program ANBK kalaupun hampir semua sekolah tidak memilki komputer atau leptop,sehingga banyak sekolah yg pinjem atau numpang pada sekolah lain, biarpun pinjem yg penting berjalan.
Menurut keterangan Kadik Kepala Sekolah Dasar Negri 1 PasIr Kacapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten, menjelaskan memang program seperti ini bagus dan meningkatkan wawasan siswa terhadap teknologi, tapi kami bingung ketika ada sekolah yg tidak memiliki  sarana komputer ataupun leptop katanya.

Apa lagi bila sedang berjalan ANBK, listrik atau jaringan Internet mati seperti sekarang ini, semua aktipitas ANBK terhenti sehingga waktupun  terbuang begitu saja.
Untuk kegiatan ANBK di SD ini berjumlah 35 orang siswa dari SD setempat dan 30 orang dari SD.Negri 1 Pada suka. Atau numpang di sekolah ini, karena di sana belum ada komputer atau Leptop katanya.

Kegiatan ini berjalan selama 4 hari dengan di bagi 2 sesi setiap harinya, sesi pertama masuk jam 8.00 sampai jam 10.00 dan sesi kedua mulai jam 1 sampai jam 14.00.

Seperti sekarang ini siswa jam 8.00 belum bisa mulai karena jaringan  internetnya atau  Indihomenya mati sehingga ANBK terhenti, sementara nunggu teknisi katanya.
Harapan kami kalau Pemerintah mau menerapkan Sistem teknologi pada siswa Sekolah Dasar kami minta Lengkapi dulu sarana dan prasaranya terutama jaringan telkomnya agar kegiatan Sekolah yg menggunakan teknologi itu tidak terganggu pintany.(UP)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.