News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kampung Wisata Peraih (ADWI) 2021 Jalannya Rusak Parah, Ketua IWO: Apa Tidak Malu!

Kampung Wisata Peraih (ADWI) 2021 Jalannya Rusak Parah, Ketua IWO: Apa Tidak Malu!


PURWAKARTA, Wartapembaruan.co.id
-- Kampung Tajur, Salah satu kampung Wisata di Purwakarta yang sering dikunjungi wisatawan dari berbagai wilayah dari mulai wisatawan lokal maupun interlokal bahkan internasional. Kampung tersebut berada di Desa Pasanggrahan Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta.

Tidak disangka Kampung Tajur  dinyatakan masuk dalam catatan 100 Besar Desa Wisata Berkembang event Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, pada bulan Agustus lalu.

Kampung wisata yang berada di desa Pasanggrahan itu terlihat indah dan sedap dipandang sehingga menarik para wisatawan untuk mengunjunginya. Namun jalan menuju Kampung tersebut terlihat jelek alias ancur tidak seindah apa yang kita bayangkan.

Hasil pemantauan awak media Ikatan Wartawan Online (IWO) Purwakarta saat mengunjungi kampung tersebut pada Kamis (16/12/2021) melihat dengan jelas, jalan menuju kampung Tajur jelek dan rusak.

Dody Budiarsyah selaku Ketua PD IWO Purwakarta mengatakan, bahwa kampung tersebut tidak seindah yang kita bayangkan seharusnya jalan menuju Kampung tersebut licir dan bagus.

"Saya heran kampung wisata yang masuk 100 besar desa wisata dan mendapatkan ADWI 2021 ko' jalannya jelek dan rusak!," ucap Dody,  Minggu (19/12/2021).

Jalan menuju kampung tajur seperti diabaikan begitu saja, "kemana pemerintah daerah! Jalan yang seharusnya bagus karena itu salah satu aset daerah malah dibiarkan begitu saja seperti tidak dipandang oleh pemangku kebijakan," heran Dody.

Lanjut Dody, pada tahun 2017 lalu sempat ada kunjungan wisatawan perwakilan dari 24 negara, dari mulai pelajar, mahasiswa hingga pejabat pemerintahan. Seperti dari Malaysia, Korea, Amerika dan lain-lain. Untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin mengambil pelajaran hidup di Kampung Tajur.


"Apa tidak malu dengan kondisi seperti itu, padahal kan jalan itu milik pemda yang seharusnya pemda bisa memperhatikan jalan tersebut agar tidak jelek, kan sudah masuk desa wisata apa tidak malu dengan apa yang sudah diraih pada bulan lalu," ungkapnya.

Terpisah, salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan, "nya kami keluh kesah namah hoyong enggal-enggal diperbaiki, hawatos mah pami musim hujan, (kapan jalan menuju kampung Tajur diperbaiki.? kami  khawatir kalau di musim hujan)," jelas kata salah satu warga kepada awak media.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.