News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Biro SDM Polda Jambi,Pentingnya Legitimasi Polisi Dalam Persepsi Masyarakat

Biro SDM Polda Jambi,Pentingnya Legitimasi Polisi Dalam Persepsi Masyarakat


Jambi, Wartapembaruan.co.id - Program Polri Belajar merupakan program yang dapat menjadi sarana mentorship untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas anggota polisi menuju Polri yang Presisi.

Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jambi Dalam program mentorship ini, selalu ditekankan pentingnya legitimasi polisi dalam persepsi masyarakat. Legitimasi yang di maksud dapat ditingkatkan melalui transformasi organisasi, salah satunya dalam komunikasi sosial anggota polisi.

Komunikasi sosial yang lebih mendengarkan masyarakat dan cara penyampaian yang mudah dipahami perlu dijalankan oleh setiap anggota polisi.oleh karenanya anggota polisi harus membuka ruang untuk diskusi dengan masyarakat sehingga intervensi yang diberikan dapat sinergis dan tepat sasaran.

Karo SDM Polda Jambi, Kombes Pol Anton Sujarwo mengungkapkan
Polda Jambi melalui Program Polisi belajar, akan terus meningkatkan kompetensi dengan saling berbagi pengetahuan agar setiap personilnya lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

“Seminggu 2X, sejumlah petugas kepolisian diwajibkan mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan oleh perwira atau atasan yang tentunya memiliki kompetensi pengetahuan yang lebih,” terang Karo SDM Polda Jambi didampingi Kabag Binkar, AKBP Ardiyanto saat dikonfirmasi.

Ditambahkan Anton, Sesi pembelajaran yang dilaksanakan tidak memakan waktu yang lama, cukup hanya 30 menit s/d 1 Jam sebelum melaksanakan tugas harian yang melibatkan proses tanya jawab untuk mendalami materi yang di bagikan.


Salah satu bentuk Implementasi dari Polri Belajar yang ada di Polda Jambi adalah :

1. Upaya Polri dalam memelihara situasi Kamtibmas.
2. Upaya pencegahan potensi konflik sosial.
3. Pemberantasan Illegal Things (Loging, Driling, Fishing, dan Mining)
4. Upaya Polri agar mendapat kepercayaan dari masyarakat. dan
5. Profesionalitas Pers Polri dalam melaksanakan tugas.
6. Kejahatan dimensi baru di era 4.0 ttg Media sosial.
7. Medsos mempengaruhi konflik antar warga, antar warga dan pemerintah.
8. Munculnya kejahatan dengan menggunakan alat digital.

“Dengan Program Polisi Belajar tersebut, diharapkan kompetensi anggota kepolisian khususnya Polda Jambi menjadi meningkat, sehingga mampu memberikan solusi yang tepat bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” ujar Alumni Akpol 1998 ini.

(Red)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.