Aktivis AMAN Geruduk Polda Jambi, Desak Usut Tuntas Kaburnya Tersangka 58 Kg Sabu
Jambi, Wartapembaruan.co.id — Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolda Jambi, Rabu (9/4/2026). Aksi ini dipicu oleh mencuatnya kembali kasus kaburnya tersangka narkoba bernama Alung yang membawa barang bukti sabu seberat 58 kilogram.
Aksi massa disambut dengan pemandangan tak biasa. Sejumlah polisi wanita (Polwan) berjajar di pintu masuk sambil membentangkan spanduk bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat Dengan Tertib, Kami Siap Melayani.”
Dalam orasinya, para aktivis menyoroti kronologi kaburnya tersangka yang dinilai janggal. Alung disebut melarikan diri dari ruang penyidikan Resnarkoba di lantai dua dengan kondisi tangan terborgol kabel ties, lalu melompat dari jendela dan melewati pagar setinggi sekitar 4 meter.
Aktivis senior, Alion, mendesak pihak kepolisian untuk membuka rekaman CCTV secara transparan kepada publik guna mengungkap fakta sebenarnya. Selain itu, massa juga menuntut pertanggungjawaban Kapolda Jambi atas dugaan kelalaian anggota dalam pengamanan tahanan.
“Aparat harus bertanggung jawab. Ini bukan kasus kecil, ini menyangkut 58 kilogram sabu dan integritas institusi,” tegas salah satu orator.
Tak hanya itu, para demonstran juga mendesak Kapolri melakukan reformasi menyeluruh terhadap oknum-oknum di tubuh Polda Jambi yang dinilai mencoreng citra kepolisian.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat. Menanggapi tuntutan massa, Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, akhirnya menemui para demonstran untuk memberikan klarifikasi dan menerima aspirasi yang disampaikan.
Kasus ini sendiri diketahui telah terjadi sekitar enam bulan lalu, namun baru kembali mencuat dan menjadi sorotan luas publik dalam beberapa waktu terakhir.
