Respon Cepat Polisi Gresik, Bantu Warga Terlantar Hingga Diantar Naik Bus ke Terminal Bunder
GRESIK, Wartapembaruan.co.id - Aksi humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kedamean Polres Gresik dalam merespons cepat laporan masyarakat. Seorang perempuan yang terlantar dan kebingungan berhasil dibantu petugas hingga dapat melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halamannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Masjid Baitul Hamdi, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Warga melaporkan adanya seorang perempuan dalam kondisi bingung dan kelelahan.
Petugas yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Diketahui perempuan tersebut bernama Siti Juwarti (46), warga Dusun Blandong, Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Ia diduga mengalami kesulitan dalam perjalanan hingga akhirnya terlantar.
Setelah mendengarkan keterangan Siti Juwarti dan berkoordinasi dengan pihak keluarga, petugas segera mengambil langkah untuk membantu kepulangannya.
Sekitar pukul 21.40 WIB, Siti Juwarti diantar ke Terminal Bunder Gresik dan dipastikan naik bus jurusan Tuban dalam kondisi aman dan sehat. Perjalanan menuju kampung halamannya diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam.
Rasa haru dan terima kasih disampaikan Siti Juwarti saat hendak berangkat.
“Terima kasih banyak ya, Pak Polisi. Sangat membantu saya hari ini,” ucapnya.
Ucapan terima kasih juga datang dari pihak keluarga. Melalui pesan WhatsApp, salah satu anggota keluarga di Tuban mengapresiasi tindakan sigap petugas.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak. Keluarga saya yang terlantar sudah diantar sampai ke bus. Semoga kebaikan Bapak dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tulisnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami selalu siap merespons setiap laporan. Tugas Polri tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan, serta menjaga kepedulian sosial,” ujar Iptu Ekwan.
Ia menambahkan, pendekatan humanis menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran polisi.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran polisi harus dirasakan, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan,” pungkasnya.
(Redho)

