BBM Bersubsidi Satu Pick Up Ditemukan di Tutur Krajan, Pemilik dan Sopir Belum Diketahui
Pasuruan, lWartaprmbaruan.co.id – Satu unit kendaraan pikap bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ditemukan di wilayah Tutur Krajan, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu (13/6/2026). Kendaraan beserta muatannya kini diamankan oleh pihak berwenang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan tersebut diduga berkaitan dengan praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Setelah kendaraan diamankan, petugas berupaya memanggil pihak yang bertanggung jawab atas kepemilikan kendaraan dan muatan BBM tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada pihak yang datang memberikan keterangan kepada petugas.
Sementara itu, sopir yang diduga mengemudikan kendaraan saat ditemukan diketahui telah meninggalkan lokasi sebelum proses pemeriksaan dilakukan. Hingga kini keberadaannya masih dalam pencarian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, muatan BBM bersubsidi tersebut diduga akan disalurkan di luar mekanisme resmi dan tidak dilengkapi dokumen perizinan yang sah. Dugaan tersebut masih didalami oleh aparat guna memastikan asal-usul, tujuan pengangkutan, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Penanganan kasus ini dilakukan oleh Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi bersama Polsek Tutur dan Dinas Perdagangan Kabupaten Pasuruan. Petugas saat ini terus melakukan penelusuran untuk mengungkap identitas pemilik kendaraan, sumber BBM, serta jaringan distribusi yang diduga terlibat.
Perwakilan awak media yang berada di lokasi menyatakan akan mengawal proses penanganan kasus tersebut secara transparan. Mereka berharap aparat dapat mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan memberikan informasi perkembangan kasus kepada masyarakat.
"Kami akan terus memantau langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum agar penanganan kasus ini berjalan secara terbuka, tegas, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar salah seorang perwakilan media.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi dengan melaporkan setiap dugaan penyimpangan kepada pihak berwenang. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

