Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD


Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id
– Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim kemarau.

Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin Apel Senin Pagi di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (27/7/2026). Dalam arahannya, Kusmanto menekankan pentingnya memperkuat Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah pencegahan berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD.

"Karena tidak adanya hujan, nyamuk biasanya semakin banyak. Untuk itu jajaran Suku Dinas Kesehatan serta Bagian Kesejahteraan Rakyat agar berkoordinasi dengan kecamatan, kelurahan, dan puskesmas untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk di wilayah masing-masing," kata Kusmanto.

Ia juga mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan agar terus mengedukasi masyarakat untuk rutin melaksanakan PSN, minimal dua kali dalam sepekan. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi kunci dalam menekan angka kasus DBD.

"Setiap rumah diharapkan dapat melakukan PSN sekaligus menjadi kader Jumantik mandiri di rumah masing-masing. Saya yakin jika ini dilakukan secara konsisten, kasus DBD di Jakarta Timur akan terus menurun," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga memberikan apresiasi kepada wilayah yang berhasil mengendalikan kasus DBD melalui penyematan selendang berwarna hijau dan merah kepada perwakilan kecamatan, kelurahan, dan puskesmas berdasarkan Incidence Rate (IR) Demam Berdarah Dengue.

Selendang hijau diberikan kepada wilayah dengan IR DBD terendah sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan pengendalian penyakit, sedangkan selendang merah disematkan kepada wilayah dengan IR DBD tertinggi sebagai pengingat untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan.

Berdasarkan data yang diumumkan dalam apel tersebut, Kecamatan Ciracas dan Kelurahan Utan Kayu Selatan tercatat sebagai wilayah dengan Incidence Rate (IR) DBD tertinggi di Jakarta Timur.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, gerakan PSN yang berkesinambungan, serta partisipasi aktif masyarakat sebagai Jumantik mandiri, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap angka kasus DBD dapat terus ditekan, sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD
  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD
  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD
  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD
  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD
  • Kusmanto Instruksikan SKPD dan UKPD Perkuat Pemberantasan Sarang Nyamuk Cegah DBD