Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat


Musi Banyuasin, Wartapembaruan.co.id
– Di tengah rencana aksi lanjutan yang akan digelar masyarakat terkait dugaan sengketa lahan di Desa Pangkalan Bulian, muncul dugaan baru bahwa PT Medco membuat parit gajah yang memutus akses jalan yang selama ini digunakan warga.

Sejumlah warga menilai pembuatan parit tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu karena jalan penghubung tidak lagi bisa dilalui. Mereka menduga langkah itu dilakukan untuk membatasi mobilitas warga menjelang aksi unjuk rasa yang telah diberitahukan kepada aparat kepolisian. 

Padahal, dalam surat pemberitahuan aksi damai yang disampaikan DPW GNP Tipikor Sumatera Selatan kepada Polda Sumsel, massa berencana menggelar unjuk rasa mulai 8 Juli 2026 dengan sejumlah tuntutan, antara lain penyelesaian konflik lahan, audit pembebasan lahan, audit lingkungan, hingga penghentian sementara aktivitas perusahaan sampai persoalan diselesaikan. 

Warga berharap perusahaan segera membuka kembali akses jalan yang terputus dan mengedepankan dialog dengan masyarakat agar situasi tidak semakin memanas.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Medco belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembuatan parit gajah yang disebut memutus akses jalan masyarakat maupun dugaan bahwa langkah tersebut berkaitan dengan rencana aksi lanjutan. Pihak perusahaan memiliki hak untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat
  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat
  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat
  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat
  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat
  • Parit Gajah Putus Akses Warga, Dugaan Upaya Redam Aksi Protes di PT Medco Menguat