Babak 8 Besar AFKOT Championship V 2026, SDIT Nurul Ilmi 2 Kecewa: Orang Tua Pertanyakan Keputusan Adu Penalti
JAMBI, Wartapembaruan.co.id — Kompetisi Futsal AFKOT Championship V 2026 di GOR Kotabaru, Kota Jambi, Kamis (20/8/2026), menyisakan kekecewaan bagi keluarga besar SDIT Nurul Ilmi 2.
Kekecewaan tersebut muncul setelah tim SDIT Nurul Ilmi 2 menjalani laga babak delapan besar menghadapi MIN Kota Jambi. Bukan soal menang atau kalah yang menjadi sorotan, melainkan keputusan dalam drama adu penalti yang dinilai sejumlah orang tua pemain perlu mendapat penjelasan dari wasit maupun panitia.
Menurut keterangan orang tua yang menyaksikan langsung pertandingan, dalam adu penalti tim SDIT Nurul Ilmi 2 melakukan enam tendangan dan berhasil mencetak tiga gol. Sementara MIN Kota Jambi disebut melakukan lima tendangan dengan hasil tiga gol.
Perbedaan jumlah eksekusi penalti tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya di kalangan pemain maupun orang tua. Mereka mempertanyakan dasar keputusan pertandingan tersebut dan berharap ada penjelasan terbuka agar persoalan tidak menjadi beban bagi anak-anak yang masih dalam proses pembinaan olahraga.
“Bagi kami menang atau kalah bukan persoalan utama. Yang kami pertanyakan adalah proses dan keputusan yang terjadi di lapangan. Anak-anak perlu mendapatkan penjelasan agar mereka memahami bahwa setiap pertandingan harus menjunjung sportivitas dan keadilan,” demikian aspirasi yang disampaikan orang tua.
Kekecewaan itu bahkan masih dirasakan beberapa hari setelah pertandingan. Para orang tua khawatir pengalaman tersebut dapat memengaruhi mental dan kepercayaan diri anak-anak yang telah berjuang di lapangan.
Mereka berharap pihak penyelenggara AFKOT Championship V 2026 dapat melakukan evaluasi secara objektif, termasuk memberikan klarifikasi mengenai mekanisme adu penalti yang dipersoalkan.
Media ini juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak panitia melalui WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau jawaban yang diterima.
Dengan mencuatnya persoalan ini, keluarga besar SDIT Nurul Ilmi 2 berharap penyelenggara dapat menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi. Sebab, dalam kompetisi usia sekolah, bukan hanya kemenangan yang penting, tetapi juga bagaimana olahraga membentuk karakter, sportivitas, keberanian, dan rasa percaya diri anak-anak.
Catatan: Pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas persoalan yang dipertanyakan.
