Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular


Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id
– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, menerima kunjungan Tim Penilai Benyamin S Award 2026 di Bank Sampah Asri, RW 02, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Selasa (6/10/2026).

Tim penilai yang dipimpin Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nadin Asmarandjani, diterima langsung Camat Duren Sawit Kelik Sutanto bersama jajaran Kelurahan Malaka Sari dan masyarakat setempat.

Lurah Malaka Sari Sudharna menyambut baik kunjungan tersebut sekaligus mengapresiasi Bank Sampah Asri yang berhasil masuk dalam 10 besar Benyamin S Award 2026.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa masuk 10 besar. Tetapi saat penilaian pertama, saya sudah yakin juga. Sekarang kami mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya,” ujar Sudharna.

Ia menjelaskan, persiapan menghadapi tahapan penilaian berikutnya dilakukan dengan memperkuat sistem pengelolaan lingkungan yang selama ini telah berjalan di RW 02. Bank Sampah Asri menjadi bagian awal dari pengelolaan sampah yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai kegiatan produktif, termasuk urban farming.

“Semua bermula dari Bank Sampah Asri di RW 02. Produk-produknya kemudian kita manfaatkan untuk urban farming dan kegiatan lainnya. Nantinya akan ada progres yang terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu tujuan destinasi,” jelasnya.

Sudharna berharap pengelolaan Bank Sampah Asri dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia juga optimistis dapat meraih hasil terbaik pada tahapan penilaian selanjutnya.

“Insyaallah yakin. Targetnya menang, juara,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Malaka Sari Farid Wahyudi mengatakan, Bank Sampah Asri telah berdiri sejak 2011. Selama sekitar 15 tahun, pengelolaannya terus dikembangkan bersama masyarakat.

Dalam tiga hingga empat tahun terakhir, pengelolaan lingkungan di kawasan tersebut juga diperluas melalui kegiatan urban farming. Ke depan, kawasan Bank Sampah Asri tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga diarahkan menjadi salah satu destinasi wisata lingkungan di Kecamatan Duren Sawit.

“Ke depannya ini bukan hanya untuk warga, tetapi untuk seluruh Kecamatan Duren Sawit sebagai destinasi wisata. Termasuk aviary yang nantinya akan menjadi program pengembangan kami. Akan kami percantik agar tetap memiliki daya tarik,” ungkap Farid.

Dalam pengembangan kawasan tersebut, pengurus RW juga melibatkan Karang Taruna. Edukasi lingkungan diberikan secara rutin kepada anak-anak PAUD, TK, dan TPA melalui pengenalan urban farming, perikanan, serta berbagai kegiatan pemanfaatan lingkungan.

“Kami memang mengajak terus Karang Taruna. Untuk PAUD, TK, kemudian TPA, seminggu sekali ada pengenalan terhadap urban farming, ikan, dan wilayah di sini. Jadi ke depannya setelah warga yang sudah tua, bisa digantikan warga yang masih muda, yang fresh dan peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.

Dalam pengelolaannya, Bank Sampah Asri menerapkan konsep ekonomi sirkular dengan mengolah sampah organik dan anorganik menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Sampah organik, seperti daun dan sisa bahan lainnya, dicacah untuk kemudian diolah menjadi kompos. Hasil pengolahan tersebut dimanfaatkan melalui komposter, bak komunal, loseda, maupun tong biopori. Sementara itu, hasil cacahan sampah anorganik dapat dijual sehingga memberikan nilai ekonomi bagi pengelola dan masyarakat.

“Jadi semuanya itu ada sirkular ekonominya di sini,” kata Farid.

Selain itu, Bank Sampah Asri juga mengolah minyak jelantah atau mijel menjadi berbagai produk, seperti lilin dan sabun. Sampah organik berupa sisa buah-buahan dan sayuran juga dimanfaatkan untuk menghasilkan eco enzyme yang memiliki nilai guna dan ekonomis.

“Di sini ada produk-produk Bank Sampah seperti mijel. Mijel ini bisa kita jadikan lilin, bisa kita jadikan sabun. Selain mijel, ada juga eco enzyme dari sampah organik seperti buah-buahan dan sayuran. Jadi berkelanjutan terus,” pungkasnya.

 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular
  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular
  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular
  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular
  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular
  • Masuk 10 Besar Benyamin S Award, Bank Sampah Asri Malaka Sari Perkuat Ekonomi Sirkular