"Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"


KUALA TUNGKAL, Wartapembaruan.co.id - Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memastikan akan menggelar agenda akbar Rapat Kerja (Raker) pada November 2026 mendatang. Agenda tahunan ini menjadi titik temu penting para pemangku adat, tokoh masyarakat, alim ulama, dan cerdik pandai se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk merumuskan arah gerak pemajuan adat Melayu.

Berdasarkan undangan resmi yang beredar dengan ciri khas ornamen keemasan Melayu dan aksara Arab Melayu (Jawi) yang kental, kegiatan tersebut akan dipusatkan di ikon kebudayaan Tanjab Barat, yakni Balai Adat, Jalan Prof. Dr. Sri Soedewi, Kecamatan Tungkal Ilir, Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, 36514.

Balai Adat yang terletak di Jalan Prof. Dr. Sri Soedewi tersebut selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan adat dan budaya. Bangunannya yang megah dengan arsitektur panggung Melayu berwarna kuning dan hijau serta ornamen songket khas Jambi menjadi simbol kebesaran Melayu di ujung barat Provinsi Jambi. Lokasinya yang strategis di kawasan perkantoran pemerintah memudahkan akses bagi seluruh perwakilan adat dari 13 kecamatan yang akan hadir.


" Agenda Strategis "

Meskipun tanggal pasti masih menyusul, persiapan Raker LAMJ Tanjab Barat 2026 telah dimatangkan. Dari informasi yang dihimpun, Raker akan mengusung semangat "Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan", semboyan daerah yang mengandung makna kebersamaan dan gotong royong dalam mencapai tujuan pembangunan.

Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Profesor. DR. Ahmad Ridwan S.Ag, M.Pd.I. Datuk Temenggung Malim Jayo Sempurno Sutodilago dalam keterangannya menyampaikan bahwa Raker kali ini tidak hanya seremonial, namun akan membahas isu-isu fundamental terkait eksistensi adat di tengah modernisasi.

Ada beberapa agenda strategis yang akan menjadi fokus utama Diantaranya :

Satu evaluasi dan penguatan kelembagaan LAMJ hingga ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan. Selama ini struktur LAMJ di tingkat bawah perlu diperkuat agar fungsi adat sebagai tempat "pergi bertanyo, balik tempat beberito" istilah pepatah Melayu Jambi benar-benar berjalan.

Kedua, pelestarian dan revitalisasi nilai-nilai adat Melayu Jambi yang bersendi pada falsafah *Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendi Kitabullah*. Hal ini mencakup penguatan peran Balai Adat, rumah adat, ritual adat, hingga sistem penyelesaian sengketa berbasis adat.

Ketiga, sinergi program LAMJ dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebagai mitra strategis pemerintah daerah sesuai Perda Provinsi Jambi No. 2 Tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu Jambi, LAMJ memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial, kerukunan, serta menjadi benteng moral dalam pembangunan daerah.

Dan agenda fokus lainnya yang akan dibahas saat Raker nantinya 

Momentum Penguatan Budaya

Bupati Tanjung Jabung Barat dalam berbagai kesempatan sebelumnya kerap menegaskan pentingnya peran LAMJ. Keberadaan LAMJ diharapkan bukan hanya sebagai simbol, namun menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas daerah agar tidak tergerus zaman.

Balai Adat yang akan menjadi lokasi Raker sendiri merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya. Gedung yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu diharapkan ke depan lebih optimal dimanfaatkan untuk kegiatan adat, bukan hanya sebagai bangunan fisik.

Raker November 2026 ini juga diharapkan mampu melahirkan rekomendasi-rekomendasi konkret, mulai dari pembinaan generasi muda Melayu, Penetapan dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat, Sosialisasi Hukum Adat yang termuat dalam KUHP Baru , pendataan Tanah Ulayat, situs budaya, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis songket dan kerajinan Melayu Kuala Tungkal dan masih ada fokus lainnya yang akan dibahas saat Raker.

Saat ini, panitia pelaksana terus melakukan persiapan, mulai dari penyebaran undangan resmi bernuansa krem dan emas dengan logo LAMJ dan logo Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hingga pemasangan spanduk dan baliho di sejumlah titik strategis.

Seluruh elemen masyarakat adat di Tanjung Jabung Barat menyambut baik rencana Raker ini dan berharap hasilnya mampu membawa marwah adat Melayu Jambi semakin bermartabat dan berdaya saing di tingkat provinsi maupun nasional.

Dari Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Tim WartaPembaruan melaporkan.
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"
  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"
  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"
  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"
  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"
  • "Perkuat Marwah Melayu, LAMJ Tanjung Jabung Barat Gelar Rapat Kerja November 2026 di Balai Adat Kuala Tungkal"