BNN RI Ajak Ribuan Mahasiswa Bali Perangi Narkoba: Narkotika Ancam Moral dan Ketahanan Bangsa!
Bali, Wartapembaruan.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus gencar menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda yang merupakan tulang punggung bangsa. Komitmen ini terlihat jelas dari setiap kunjungan kerja Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, yang selalu menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa melalui Kuliah Umum Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Hal serupa dilakukan saat Marthinus Hukom mengunjungi Provinsi Bali pada Selasa (15/7) lalu. Ia berkesempatan berdialog dengan sekitar 1.000 mahasiswa dari 25 universitas dan perguruan tinggi di Pulau Dewata. Bertempat di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Badung, Marthinus memaparkan kebijakan dan strategi BNN dalam memerangi narkoba.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNN RI menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius yang merusak segalanya, mulai dari fisik, kesehatan mental, hingga interaksi sosial. Ia bahkan menekankan bahwa narkoba bisa mematikan moral seseorang.
"Kalau kita sudah mati secara fisik, nafas berhenti, selesai sudah ketika kita dikuburkan. Tetapi kematian moral akan berdampak kepada komunitas. Moralitas itu penting, karena tanpa moral kita tidak mampu membangun peradaban dan membangun sebuah negara," tegas Marthinus dengan nada serius.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa narkoba bukan sekadar isu ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas), melainkan juga persoalan ketahanan bangsa. Pasalnya, jika moralitas suatu bangsa hancur, maka kekuatan negara pun akan perlahan runtuh.
Di hadapan seluruh civitas akademika, Marthinus Hukom mengungkapkan bahwa Indonesia kini tengah menghadapi upaya penyelundupan narkoba yang sangat masif. Situasi ini kian memprihatinkan karena banyak generasi muda yang justru diperdaya dan direkrut menjadi bagian dari sindikat kejahatan narkotika.
Oleh karena itu, melalui Kuliah Umum P4GN ini, Kepala BNN RI berharap dapat membuka wawasan civitas akademika, khususnya mahasiswa, agar selalu waspada dan mampu membentengi diri. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam P4GN demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).