Massa Desa Parit dan Mahasiswa Geruduk DPRD Muaro Jambi, Tuntut Audit Dana Desa 2015–2025
Muaro Jambi, Wartapembaruan.co.id – Puluhan masyarakat Desa Parit bersama mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Muaro Jambi, Selasa (10/03/2026). Aksi ini merupakan lanjutan dari protes sebelumnya yang sempat dilakukan di Kantor Desa Parit, namun saat itu kepala desa tidak berada di tempat.
Dalam aksi tersebut, massa menuntut adanya kejelasan terkait pengelolaan dana desa yang dianggarkan sejak tahun 2015 hingga 2025. Mereka mendesak DPRD Muaro Jambi untuk turun tangan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Ketua DPRD Muaro Jambi bersama Bupati Muaro Jambi akhirnya menerima perwakilan massa aksi untuk mendengarkan langsung tuntutan yang disampaikan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muaro Jambi menyatakan akan memanggil Kepala Desa Parit, Ketua BPD, serta jajaran pemerintah desa guna memberikan klarifikasi terkait penggunaan dana desa sekaligus menyampaikan rincian laporan pertanggungjawaban (SPJ).
Massa aksi menyampaikan tiga tuntutan utama kepada DPRD Muaro Jambi, yakni meminta Ketua DPRD membentuk tim panitia khusus (pansus) untuk memeriksa penggunaan dana desa sejak 2015 hingga 2025, meminta rincian laporan SPJ dana desa selama kurun waktu tersebut, serta mendesak DPRD dan PMD Muaro Jambi memanggil Kepala Desa Parit bersama Ketua BPD dan seluruh perangkatnya untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.
Massa menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada transparansi dan kejelasan terkait penggunaan dana desa yang selama ini dipertanyakan masyarakat. Mereka juga tidak menutup kemungkinan akan kembali menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tersebut tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

