Said Iqbal Ungkap Akan ada 10 Perusahaan Ancang-ancang Lakukan PHK
Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan ada 10 perusahaan yang mulai ancang-ancang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai respons terhadap perang di Timur Tengah.
Meski belum terjadi PHK, Said Iqbal menyebut perusahaan-perusahaan tersebut sudah mulai mengajak pekerja berdiskusi terkait potensi pengurangan tenaga kerja dalam tiga bulan ke depan.
"Jadi, ini berdasarkan laporan dari anggota KSPI di tiket pabrik ya, kita kan punya anggota di pabrik, bahwa mereka sudah mulai diajak ngomong. Kkalau perang tetap berlanjut, maka tiga bulan ke depan ini pasti ada potensi PHK," kata Said Iqbal, Rabu (15/4/2026).
Menurut Said Iqbal, secara keseluruhan ada 10 perusahaan yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, serta sebagian di Banten dan Jawa Tengah yang mempekerjakan 9.000 orang.
"Ada 10 perusahaan di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, sebagian kecil di Banten dan Jawa Tengah, tapi memang baru laporan. Itu hampir kurang lebih mendekati 9 ribuan orang," ujar Said Iqval.
Ia menjelaskan, potensi PHK paling besar terjadi di sektor industri padat karya seperti tekstil dan garmen. Industri ini sangat bergantung pada bahan baku impor seperti kapas dari Australia, Brasil, dan Amerika Serikat, yang kini terancam terganggu pasokannya serta mengalami kenaikan harga.
Kemudian industri otomotif dan elektronik, kenaikan harga BBM industri yang tidak disubsidi ikut mendorong perusahaan melakukan efisiensi, termasuk mengurangi tenaga kerja, terutama karyawan kontrak. Industri berbasis petrokimia seperti plastik juga terdampak karena bahan bakunya berbasis impor dan dibayar dalam dolar AS.
"Kan elektronik banyak juga yang bahan dasarnya plastik. Misal contoh frame, frame-nya itu kan molding, molding-nya itu kan dari plastik. Rata-rata kalau bahan bakunya yang ada plastik, kemungkinan potensi efisiensi penekanan labor cost buruk, itu pasti akan ada efisiensi dalam bentuk pengurangan karyawan," pungkas Said Iqbal. (Azwar)
