Tekankan Karang Taruna Sebagai Penggerak Ekonomi Lampung
Bandar Lampung, wartapembaruan.co.id -- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar mengajak kepada seluruh kader Karang Taruna menjadi motor penggerak ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi di tingkat desa, karena dinilai sangat krusial guna mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan visi "Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar". Hal tersebut ia sampaikan saat membuka acara Temu Karya ke-VIII Karang Taruna Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Sabtu (8/8/2026).
Dalam Agenda utama tersebut dari temu karya adalah Pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung untuk Masa Bakti 2026-2031.
Terdapat beberapa hal yang menjadi sorotan Gubernur atas pentingnya keterlibatan pemuda dalam menyukseskan berbagai program prioritas provinsi, seperti Sekolah Unggulan, Kelas Migran Vokasi, Desaku Maju, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
"Manfaatkan teknologi sebagai sarana berinovasi, kembangkan potensi unggulan Lampung mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan," ujar gubernur
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Lampung berkomitmen untuk membuka jalur ruang kolaborasi seluas-luasnya agar inovasi kepemudaan bisa terintegrasi dengan pembangunan daerah, yang ia tutup dengan manis melalui sebuah pantun penyemangat pengabdian.
Dalam kesempatan itu juga, Plt. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, menyampaikan laporannya bahwa, pelaksanaan Temu Karya ke-VIII ini didasarkan pada Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) tertanggal 20 April 2026.
Momen Di hadapan seluruh ketua dan sekretaris Karang Taruna kabupaten/kota yang hadir, ia berharap agar organisasi ini selalu diposisikan sebagai aset penggerak, bukan sebagai beban daerah. Kata yuliardi
"Harapan kami bersama Pak Gubernur, kami bisa terus dilibatkan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. Kami ingin maju, dan kemajuan kami pasti linear dengan kemajuan pemerintah," ujarnya
Ia kemudian menyampaikan. Apresiasinya terhadap soliditas seluruh kader di kabupaten/kota yang selama ini mampu mengelola dinamika organisasi dengan sangat baik.
Acara juga diisi dengan arahan dari, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, yang mewakili Ketua Umum G. Budisatrio Djiwandono, yang mengatakan Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan berpelat merah memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal ketat program-program strategis Presiden RI agar benar-benar tepat sasaran.
Terlebih, arah kebijakan ekonomi nasional saat ini sangat berfokus pada pendistribusian anggaran langsung ke kantong-kantong desa untuk mendorong kelas menengah baru dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.
Bahtiar juga mengajak Karang Taruna Lampung untuk agresif mencetak wirausaha muda, yang Menurutnya, rasio ideal pengusaha untuk mencapai status negara maju adalah 16-17 persen, sedangkan Indonesia saat ini baru menyentuh angka 4 persen.
"Banyak sekali program negara di bawah, dari hulu ke hilir, yang bisa kita suplai dan pasarkan. Teman-teman harus bisa menangkap peluang ini," ujar Bahtiar (**)
