Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap


KUBU RAYA, Wartapembaruan.co.id 
— Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Rasau Jaya 2026 turut hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kawasan Transmigrasi dan Kawasan Perdesaan Prioritas yang diselenggarakan oleh Direktorat Perdesaan, Daerah Afirmasi, dan Transmigrasi, Kedeputian Pembangunan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas. Kegiatan digelar secara hybrid di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian penyusunan White Paper Strategi Pengembangan Kawasan Transmigrasi sebagai Pusat Pertumbuhan Lokal.

FGD ini membahas arah pengembangan Kawasan Transmigrasi (KT) Rasau Jaya dan Kawasan Perdesaan Pertanian Terpadu Sungai Kakap sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan kawasan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, dengan menghadirkan pemangku kepentingan lintas kementerian, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pelaku usaha.

Kegiatan turut dipandu oleh tiga Tenaga Ahli Bappenas, yang juga merupakan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Erda Rindrasih, S.Si., MURP., Ph.D.; Dr. Anggi Rahajeng, M.Ec.; dan Runavia Mulyasari, S.Ant., M.A., Ph.D. Ketiganya memimpin sesi diskusi tematik dalam FGD, masing-masing membahas analisis spasial dan lingkungan, analisis ekonomi kawasan, serta analisis sosial, budaya, dan kelembagaan.

Dalam forum tersebut, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya, Siti Fatimah, dosen Sekolah Vokasi Universitas Indonesia yang memimpin tim ini untuk periode kedua berturut-turut, menyampaikan bahwa kehadiran timnya tahun ini bukan lagi pada tahap riset dan pemetaan, melainkan telah memasuki tahap implementasi program intervensi nyata berdasarkan temuan riset 2025.

Salah satu temuan kunci menunjukkan bahwa 27 dari 28 desa yang diteliti sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hanya Desa Teluk Pakedai Dua yang belum, karena masih dalam tahap konsolidasi kelembagaan. Meski demikian, keberadaan lembaga belum diikuti oleh fungsi optimal: mayoritas BUMDes belum berperan sebagai motor ekonomi desa, dengan akar masalah yang konsisten di seluruh kecamatan, yaitu terkait kapasitas sumber daya manusia serta tata kelola administrasi dan keuangan.

Berangkat dari diagnosis tersebut, TEP UI 2026 tengah menjalankan program bertajuk "Penguatan Kapasitas SDM dan Kelembagaan Ekonomi Berbasis Komoditas Unggulan di Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya" yang berlangsung selama empat bulan, periode Juni hingga November 2026, di lima kecamatan dan 28 desa di Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya. Program ini mencakup pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang akan ditutup dengan Workshop Diseminasi Hasil bersama pemerintah daerah dan dinas terkait. Program ini selaras dengan tiga tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDGs 16 (Kelembagaan yang Tangguh dan Akuntabel).
TEP Rasau Jaya menggarisbawahi sejumlah isu strategis yang direkomendasikan untuk masuk dalam analisis kawasan, di antaranya:

1. Konflik batas wilayah yang kian kompleks seiring ekspansi perusahaan kelapa sawit di sekitar kawasan, dengan kepentingan ekonomi terkait pembagian hasil dan akses lahan sebagai pemicu utama ketegangan antardesa — termasuk konflik antara perangkat Desa Ambawang dan Kampung Baru di Kubu yang sempat terjadi sebelum akhirnya dimediasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

2. Daya dukung lingkungan, khususnya banjir berulang di Rasau Jaya dan Desa Arus Deras (Teluk Pakedai) yang secara konsisten merusak hasil panen petani namun masih minim direspons oleh mekanisme bantuan bencana yang ada. TEP mengusulkan agar kawasan rawan banjir turut dipetakan sebagai bagian dari analisis daya dukung lingkungan.

3. Perbaikan infrastruktur pendukung agroekonomi, khususnya sistem drainase di Punggur Besar.
Sebagai penutup paparan, Tim Ekspedisi Patriot UI 2026 menegaskan komitmen Universitas Indonesia sebagai mitra pendamping berkelanjutan yang telah hadir dua tahun berturut-turut di kawasan ini  dari tahap riset pada 2025 hingga tahap implementasi program penguatan kapasitas pada 2026  sebagai model kemitraan riset ke aksi yang dapat direplikasi di kawasan transmigrasi lain.

Dalam FGD juga disampaikan bahwa Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi strategis karena menjadi lokasi Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional (KT Rasau Jaya) sekaligus Kawasan Perdesaan Pertanian Terpadu Sungai Kakap. Hasil pemetaan menunjukkan adanya tiga desa yang wilayahnya beririsan antara kedua kawasan, yaitu Desa Punggur Kecil, Desa Punggur Besar, dan Desa Punggur Kapuas. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan arah pengembangan kawasan, mengingat sinergi antarkawasan diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara terpadu, efektif, dan tidak tumpang tindih.

Bagi Tim Ekspedisi Patriot Rasau Jaya 2026, keikutsertaan dalam FGD ini sekaligus menjadi ajang menyampaikan hasil kerja lapangan secara langsung kepada para pemangku kepentingan sekaligus memperoleh wawasan lebih luas mengenai dinamika pembangunan kawasan. Informasi dan masukan yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya pelaksanaan program penguatan kapasitas yang sedang berjalan, terutama dalam mengidentifikasi potensi ekonomi lokal, penguatan kelembagaan ekonomi, serta pengembangan komoditas unggulan di kawasan transmigrasi Rasau Jaya.
Melalui forum ini, Tim Ekspedisi Patriot berharap dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya, guna mendukung pengembangan kawasan transmigrasi yang berbasis potensi lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong terwujudnya keman

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap
  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap
  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap
  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap
  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap
  • Tim Ekspedisi Patriot UI Turut Hadir dan Sampaikan Temuan Hasil Riset Tahun Sebelumnya dalam FGD Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya-Sungai Kakap