Kebakaran Hebat Melanda TN Berbak-Sembilang, 3.000 Hektare Terbakar, Api Kian Mendekati Lahan PT TPJ
BANYUASIN, Wartapembaruan.co.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang. Kebakaran yang terjadi di wilayah Resor Tanah Pilih, Desa Tanah Pilih, Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dilaporkan telah berlangsung sekitar satu pekan dan hingga kini belum berhasil dipadamkan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, luasan kawasan yang terdampak api diperkirakan mencapai 3.000 hektare. Kobaran api diduga berasal dari kawasan Bagan Sembilang dan terus meluas akibat kondisi lahan yang sulit dijangkau serta kuatnya hembusan angin.
Situasi semakin mengkhawatirkan lantaran titik api kini disebut telah mendekati areal milik PT TPJ. Jarak kobaran api diperkirakan tinggal sekitar 2 kilometer dari lahan perusahaan tersebut.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terjadinya perluasan kebakaran yang lebih besar apabila tidak segera dilakukan penanganan secara serius dan terpadu.
Sejumlah pihak mempertanyakan lambannya penanganan kebakaran yang sudah berlangsung berhari-hari. Apalagi kawasan yang terbakar merupakan bagian dari kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting.
Dugaan sumber api dari kawasan Bagan Sembilang juga perlu segera ditelusuri oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam, aktivitas manusia, maupun faktor lainnya.
Jika benar luasan kebakaran telah mencapai sekitar 3.000 hektare dan api masih terus bergerak, kondisi ini bukan lagi persoalan kebakaran biasa, melainkan ancaman serius terhadap kawasan konservasi dan lingkungan.
Masyarakat berharap pemerintah, pengelola kawasan taman nasional, aparat penegak hukum, serta pihak terkait segera turun tangan melakukan pemadaman dan penyelidikan menyeluruh sebelum api semakin mendekati permukiman maupun areal perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran serta langkah penanganan dan pemadaman secara menyeluruh masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.