Dari Aula Desa Sungai Deras, Enam Desa Teluk Pakedai Belajar Menata Administrasi dan Memanfaatkan Teknologi Digital
Kubu Raya, Kalimantan Barat — Penguatan desa dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti pencatatan administrasi yang tertib dan pemanfaatan teknologi untuk mempermudah pelayanan. Semangat inilah yang mewarnai pelatihan tata kelola administrasi dan keuangan yang diselenggarakan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya di Aula Desa Sungai Deras, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan enam desa, yaitu Desa Sungai Deras, Arus Deras, Madura, Sungai Nipah, Teluk Pakedai II, dan Pasir Putih. Kegiatan menjadi ruang belajar bersama bagi perangkat desa dan perwakilan kelembagaan untuk memperkuat pengelolaan administrasi sekaligus mengenal cara kerja digital yang dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari.
Kepala Desa Sungai Deras, Syahrus Shiyam, S.Pd., M.A.P., menyambut baik kehadiran Tim Ekspedisi Patriot UI. Ia memandang kegiatan ini sebagai kesempatan bagi desa untuk belajar dan memperoleh pendampingan dari perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Syahrus mengajak seluruh peserta memanfaatkan waktu dan kesempatan yang tersedia untuk belajar bersama. Ia juga berharap pendampingan yang diberikan dapat berjalan optimal sehingga desa-desa di Teluk Pakedai semakin dikenal oleh masyarakat luas, termasuk pihak-pihak di tingkat pusat, melalui potensi yang dimilikinya.
Harapan tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan desa tidak hanya berkaitan dengan sumber daya dan potensi lokal, tetapi juga dengan kesiapan kelembagaan dalam mengelola kegiatan, mendokumentasikan hasil, dan menyampaikan informasi secara baik.
Administrasi sebagai fondasi pengelolaan lembaga
Materi pelatihan disampaikan oleh Siti Fatimah, dosen Sekolah Vokasi Universitas Indonesia sekaligus Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa administrasi merupakan bagian penting dari pengelolaan setiap lembaga.
Administrasi tidak sebatas mengurus surat-menyurat atau menyimpan dokumen. Pengelolaannya mencakup berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, perencanaan, pelaksanaan kegiatan, keuangan, aset, hingga pelaporan. Setiap aspek perlu dicatat dan dikelola secara tertib agar kegiatan lembaga dapat berjalan dengan lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemahaman ini relevan bagi perangkat desa maupun berbagai kelembagaan yang menjalankan kegiatan di tingkat lokal. Dengan administrasi yang baik, informasi mengenai kegiatan, penggunaan anggaran, dan aset dapat terdokumentasi sehingga lebih mudah ditelusuri ketika dibutuhkan.
Belajar digital dari kebutuhan sehari-hari
Selain materi administrasi, peserta mengikuti simulasi pembuatan Google Formulir (Google Forms) yang difasilitasi oleh anggota Tim Ekspedisi Patriot UI. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada cara membuat formulir digital yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan administrasi desa.
Suasana belajar berlangsung antusias. Bagi sebagian peserta, penggunaan Google Formulir merupakan pengalaman baru. Mereka mulai melihat bagaimana teknologi sederhana dapat membantu pekerjaan yang selama ini dilakukan secara manual.
Salah satu penerapan yang menarik perhatian peserta adalah penggunaan formulir digital untuk kebutuhan pengajuan surat. Melalui formulir tersebut, informasi yang diperlukan dapat dihimpun secara lebih terstruktur, sehingga berpotensi mempermudah proses pendataan dan pelayanan administrasi.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pengenalan teknologi digital tidak harus dimulai dari sistem yang rumit. Pemanfaatan perangkat yang mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan efisiensi kerja di desa.
Antusiasme peserta juga tercermin dari kesan yang disampaikan Aqil, perangkat Desa Pasir Putih. Ia menilai pelatihan berlangsung menyenangkan dan materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi perangkat desa.
“Pelatihannya menyenangkan. Materi yang disampaikan Ibu Siti Fatimah luar biasa dan sangat bermanfaat untuk kami di desa,” ungkap Aqil.
Pelatihan di Teluk Pakedai ini menjadi bagian dari upaya Tim Ekspedisi Patriot UI untuk mendampingi desa dalam memperkuat kapasitas kelembagaan. Melalui ruang belajar bersama dan praktik yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara bertahap di masing-masing desa.
Dari Aula Desa Sungai Deras, proses belajar ini membawa satu pesan: potensi desa akan semakin mudah dikembangkan ketika didukung oleh administrasi yang tertata, kelembagaan yang kuat, dan kemampuan memanfaatkan teknologi secara tepat.


