Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media

Peserta Bimtek dan Rakerda SPS Riau foto bersama pemateri dan Ketua SPS Riau Saidul Tombang, pada Jumat, 9 Oktober 2026.

BATAM, Wartapembaruan.co.id
— Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Provinsi Riau mematangkan agenda strategis untuk pengembangan industri media melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Batam, Kepulauan Riau. Sejumlah program kerja dan rekomendasi organisasi disepakati untuk dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SPS di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya SPS Riau memperkuat organisasi dan mendorong perusahaan pers agar lebih adaptif menghadapi perubahan pasar, perkembangan teknologi digital, serta tantangan keberlanjutan bisnis media.

Rakerda digelar dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rakerda SPS Riau pada 9–11 Oktober 2026 di Zest Hotel Batam. Kegiatan ini mengusung tema “Restrukturisasi Organisasi Media yang Adaptif terhadap Perubahan Pasar dan Efisiensi Operasional”.

Dalam forum tersebut, para peserta tidak hanya membahas program kerja organisasi di tingkat daerah, tetapi juga merumuskan masukan dan pertimbangan yang akan disampaikan dalam agenda nasional SPS.

Perkuat Organisasi dan Keberlanjutan Bisnis Media

Rakerda SPS Riau dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan SPS Riau, Makmur. Forum tersebut menyepakati sejumlah program kerja strategis yang diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem pers di Riau.

Rekomendasi yang disiapkan untuk Rakernas SPS diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah organisasi menghadapi dinamika industri pers. Perubahan pola konsumsi informasi, perkembangan teknologi, dan kebutuhan efisiensi menjadi tantangan yang perlu direspons melalui penguatan tata kelola perusahaan media.

Sebelum Rakerda berlangsung, SPS Riau menggelar Bimtek yang membahas modernisasi pengelolaan perusahaan pers. Salah satu materi utama yang disampaikan narasumber Hasbi adalah pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), optimalisasi manajemen operasional, serta diversifikasi usaha media.

Hasbi menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai instrumen pendukung untuk meningkatkan efisiensi kerja dan membantu analisis pasar, bukan untuk menggantikan peran jurnalisme.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber pendapatan baru. Menurut dia, perusahaan pers perlu memperluas peluang bisnis yang relevan agar tidak hanya bergantung pada pendapatan konvensional.

Pembahasan mengenai teknologi dan diversifikasi usaha tersebut sejalan dengan tema Rakerda yang menekankan restrukturisasi organisasi, adaptasi terhadap perubahan pasar, dan efisiensi operasional.

Saidul Tombang Tekankan Penguatan Kapasitas

Ketua SPS Riau, Saidul Tombang, secara resmi membuka kegiatan Bimtek dan Rakerda 2026. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja panitia serta keterlibatan pengurus dan anggota dalam menyukseskan agenda tersebut.

Saidul menyampaikan bahwa SPS Riau selama ini diakui sebagai salah satu pengurus daerah SPS yang aktif di Indonesia. Ia menegaskan, capaian organisasi tersebut perlu dijaga melalui peningkatan kapasitas manajemen, kepatuhan terhadap standar profesional perusahaan pers, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut dia, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan kesiapan perusahaan pers menghadapi perubahan industri. Karena itu, kegiatan peningkatan kapasitas seperti Bimtek dan Rakerda menjadi salah satu ruang untuk mengevaluasi kebutuhan organisasi sekaligus menyusun program ke depan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Fitrah, melaporkan kesiapan teknis kegiatan, alur pelaksanaan, dan penggunaan anggaran. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memperkenalkan anggota serta pengurus baru yang bergabung untuk memperkuat SPS Riau.

Kunjungan Media ke BatamNews.com

Rangkaian kegiatan SPS Riau dijadwalkan berlanjut pada Minggu (11/10/2026) melalui kunjungan media ke kantor redaksi BatamNews.com.

Kunjungan tersebut direncanakan menjadi forum berbagi pengalaman mengenai pengelolaan media digital kontemporer. Melalui pertukaran pengalaman itu, peserta diharapkan memperoleh perspektif tambahan mengenai praktik pengelolaan perusahaan media di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembaca.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan SPS Riau dijadwalkan kembali ke Pekanbaru pada Minggu sore.

Dengan agenda dari Batam menuju Rakernas di IKN, SPS Riau menempatkan penguatan organisasi, adaptasi digital, efisiensi, dan pengembangan bisnis sebagai bagian dari pembahasan strategis untuk menghadapi dinamika industri pers ke depan. *

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media
  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media
  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media
  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media
  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media
  • Dari Batam Menuju IKN, SPS Riau Matangkan Agenda Strategis Industri Media