Dewan Kota dan LMK Kramat Jati Bahas Usulan Pembangunan untuk Perencanaan Anggaran 2027
Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id – Dewan Kota Jakarta Timur menggelar kunjungan kerja di Aula Bale Gede, Kantor Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat serta menghimpun berbagai usulan yang belum terakomodasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Camat Kramat Jati, Kamal Alatas, dan dihadiri Sekretaris Camat Kramat Jati, Husain, para lurah se-Kecamatan Kramat Jati, serta Ketua Dewan Kota Jakarta Timur, Syahrul Khoir.
Dalam kesempatan itu, Kamal berharap kunjungan kerja Dewan Kota Jakarta Timur yang mencakup sepuluh kecamatan dapat menjadi wadah untuk menampung berbagai aspirasi warga, khususnya usulan yang belum terakomodasi melalui mekanisme Musrenbang.
Menurutnya, aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan satuan pelaksana (satpel) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
“Tentu hasil aspirasi ini nanti akan kami tindak lanjuti dengan SKPD maupun satpel-satpel terkait yang ada di lingkup kecamatan, sehingga aspirasi warga dapat terakomodasi dengan baik,” jelas Kamal.
Sementara itu, Ketua Dewan Kota Jakarta Timur, Syahrul Khoir, mengatakan pihaknya telah menghimpun sebanyak 71 usulan dari anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) se-Kecamatan Kramat Jati. Berbagai usulan tersebut menjadi bahan pembahasan untuk mendorong penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat kelurahan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masalah pertanahan di Kelurahan Tengah. Syahrul menjelaskan, terdapat warga yang telah memiliki sertifikat tanah, tetapi masih menghadapi kendala dalam melakukan perbaikan jalan maupun fasilitas umum karena adanya persoalan status aset yang diklaim oleh pihak kompleks Paspampres.
Selain persoalan infrastruktur dan pertanahan, Syahrul menyoroti perlunya peningkatan pemahaman anggota LMK mengenai proses Musrenbang. Menurutnya, sejumlah anggota LMK masih membutuhkan informasi yang lebih jelas mengenai perkembangan usulan serta tindak lanjut dari SKPD terkait.
“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami memberikan informasi penguat di akhir tahun anggaran 2026, sehingga nanti di tahun 2027, teman-teman LMK lebih siap dalam merancang usulan-usulan untuk anggaran tahun berikutnya,” ungkapnya.
Ia berharap penyampaian informasi tersebut dapat membantu anggota LMK menyusun usulan secara lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat dan mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku. Dengan demikian, aspirasi warga dapat diperjuangkan secara lebih optimal dalam proses perencanaan anggaran berikutnya.
Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan tersebut juga menghadirkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Timur untuk memberikan informasi mengenai berbagai program yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Syahrul berharap pemahaman mengenai program Baznas Bazis dapat semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap bantuan dan pemberdayaan yang tersedia, khususnya bagi warga Kecamatan Kramat Jati.
“Dengan demikian, kebermanfaatan yang dirasakan warga Kecamatan Kramat Jati khususnya, mudah-mudahan bisa lebih berdampak lebih maksimal sehingga program-program yang disiapkan oleh Baznas Bazis Jakarta Timur itu bisa terealisasikan sesuai dengan target yang diharapkan,” tutupnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Dewan Kota Jakarta Timur bersama jajaran Kecamatan Kramat Jati berharap aspirasi masyarakat dapat dihimpun, ditindaklanjuti, dan diperjuangkan sesuai kewenangan masing-masing. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah, LMK, dan pemangku kepentingan terkait agar perencanaan pembangunan serta pelaksanaan program pelayanan masyarakat semakin tepat sasaran.
