HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat


BANDUNG, Wartapembaruan.co.id
- Ribuan warga dari berbagai kelompok usia memadati Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (25/10/2026), dalam peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) 2026 yang digelar Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi).

Mengusung tema “Mendampingi Indonesia Bertulang Kuat”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang senam bersama. Perwatusi menjadikannya momentum untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan tulang harus dipersiapkan sejak dini agar masyarakat tetap aktif, sehat dan mandiri hingga usia lanjut.

Ketua DPC Perwatusi Kabupaten Bandung Teja Sungkawa mengatakan, sebanyak sekitar 2.150 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Barat dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Teja menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya DPC Perwatusi yang hadir dengan jumlah besar. Depok tercatat sebagai salah satu peserta dengan jumlah kehadiran terbanyak, yakni 536 orang, disusul Kota Sukabumi sebanyak 510 orang dan Kabupaten Bandung Barat 486 orang.

Menurut Teja, Kabupaten Bandung kembali dipercaya menjadi tuan rumah puncak peringatan HON setelah sebelumnya juga mendapat kepercayaan serupa. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Perwatusi Kabupaten Bandung untuk berada di garis depan dalam edukasi dan pencegahan osteoporosis.

“Ini menjadi motivasi bagi kami bahwa Kabupaten Bandung harus menjadi garda terdepan dalam proses edukasi pencegahan osteoporosis, khususnya di Jawa Barat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa osteoporosis kerap disebut sebagai penyakit yang tidak menunjukkan gejala hingga terjadi masalah serius, termasuk patah tulang. Bahkan, penurunan kepadatan massa tulang atau osteopenia dapat terjadi tidak hanya pada lansia, tetapi juga kelompok usia lebih muda.


Karena itu, Perwatusi Kabupaten Bandung berencana memperluas edukasi pencegahan osteoporosis melalui kegiatan senam dan sosialisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

Tulang Sehat untuk Tetap Mandiri

Ketua DPD Perwatusi Jawa Barat Samantha Dewi Erwan Setiawan mengatakan, kesehatan bukan hanya soal terhindar dari penyakit, tetapi juga kemampuan seseorang untuk terus menikmati kehidupan, berkumpul bersama keluarga, bekerja dan melakukan aktivitas yang dicintai.

Menurutnya, keinginan untuk tetap aktif ketika usia bertambah harus disertai persiapan sejak sekarang.

“Kita ingin tetap kuat berjalan, tetap mandiri, tetap bisa bekerja, bahkan tetap bisa bermain bersama anak dan cucu. Untuk itu, tulang yang sehat menjadi bagian penting yang perlu kita jaga,” katanya.

Samantha mengingatkan, osteoporosis sering kali tidak memberikan tanda sampai terjadi patah tulang. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunggu munculnya masalah baru kemudian mulai memperhatikan kesehatan tulang.

Ia mengajak masyarakat membangun kebiasaan sederhana seperti bergerak secara rutin, berolahraga sesuai kemampuan, memperhatikan asupan nutrisi dan menjalankan pola hidup sehat.

“Tidak harus dimulai dengan sesuatu yang sulit. Mulai saja dari langkah kecil, tetapi dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Ia berharap gerakan menjaga kesehatan tulang dapat semakin luas menjangkau keluarga dan komunitas, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Anita: Jangan Tunggu Tua untuk Menjaga Tulang

Ketua Umum Perwatusi Anita A. Hutagalung menegaskan bahwa gerakan kesehatan tulang tidak boleh berhenti pada peringatan HON.

Menurut Anita, Perwatusi berkomitmen mengambil peran secara mandiri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif, antara lain senam kesehatan tulang, pelatihan instruktur serta pemberdayaan komunitas.

“Kami ingin memastikan bahwa kepedulian terhadap kesehatan tulang tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya mengajak seluruh kelompok usia untuk aktif bergerak, termasuk orang tua dan lansia. Dengan tetap aktif, masyarakat diharapkan dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, bahagia dan mandiri.

Anita juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, jajaran Perwatusi Jawa Barat, para instruktur, mitra pendukung, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat serta seluruh peserta yang telah mendukung pelaksanaan HON 2026.

Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Purnomo Yusgiantoro Center dan mitra yang selama ini bersama Perwatusi menggaungkan gerakan kesehatan tulang di berbagai daerah.

Kolaborasi dengan Kalbe Nutritionals

Dukungan juga datang dari Kalbe Nutritionals. Perwakilan manajemen merek Kalbe Nutritionals, Dicky Sulaiman, mengatakan kolaborasi bersama Perwatusi merupakan bentuk komitmen jangka panjang untuk menjaga kesehatan tulang, otot dan jantung masyarakat Indonesia.

Ia menekankan bahwa usia tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti produktif.

Menurut Dicky, menjaga tubuh tetap kuat membutuhkan kombinasi antara aktivitas fisik dan pemenuhan kebutuhan nutrisi, termasuk kalsium dan vitamin D.

“Pencegahan osteoporosis bukan dimulai besok, melainkan hari ini melalui investasi yang konsisten,” katanya.

Rangkaian HON 2026 turut diisi dengan edukasi kesehatan, talkshow serta pemeriksaan massa tulang. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan skeletal sejak dini.

Dadang Supriatna: Tulang Sehat, Modal Masyarakat Produktif

Bupati Bandung H. Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Perwatusi menjadikan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah peringatan HON 2026.

Menurut Dadang, perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyebut angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bandung berada di atas rata-rata Jawa Barat dan hal tersebut perlu diiringi dengan kualitas hidup yang sehat.

Dadang juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Perwatusi di Kabupaten Bandung.

Ia berharap gerakan Perwatusi tidak hanya berkembang di Kabupaten Bandung, tetapi dapat menjangkau seluruh daerah di Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyampaikan dukungan berupa tabungan Bank BJB masing-masing senilai Rp5.000 bagi peserta, yang diserahkan melalui panitia.

Ia pun mengajak peserta yang datang dari luar daerah untuk menikmati sejumlah destinasi wisata Kabupaten Bandung, antara lain Rengganis dan kawasan Pangalengan.

“Semoga kegiatan ini bukan hanya berlangsung di Kabupaten Bandung, tetapi bisa bergerak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat,” ujarnya.

Purnomo Yusgiantoro: Terus Berikan yang Terbaik

Sementara itu, Prof. Purnomo Yusgiantoro, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, yang hadir bersama istrinya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan HON 2026.

Purnomo mengatakan, peringatan Hari Osteoporosis Nasional menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tulang. Ia juga mengucapkan selamat kepada Perwatusi dan berharap organisasi tersebut terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga ke depan kita akan terus dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bagi warga tulang sehat dan bagi semuanya untuk kelangsungan pembangunan nasional,” katanya.

Kehadiran Purnomo bersama istri dalam kegiatan tersebut menambah semarak peringatan HON 2026 yang diikuti ribuan peserta.

Dari Soreang, gerakan itu membawa pesan sederhana tetapi penting: tulang yang kuat bukan sekadar untuk berdiri tegak, melainkan untuk membuat seseorang tetap mampu menjalani kehidupan secara aktif dan mandiri.

Perwatusi berharap semangat tersebut tidak berhenti ketika acara berakhir. Senam, bergerak, menjaga nutrisi dan membangun kebiasaan hidup sehat diharapkan menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Sebab, ketika tulang sehat dijaga sejak dini, masyarakat bukan hanya sedang mempersiapkan masa tua, tetapi juga sedang membangun fondasi bagi Indonesia yang lebih sehat, produktif dan kuat.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat
  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat
  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat
  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat
  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat
  • HON 2026, Perwatusi Ajak Indonesia Bertulang Kuat