Panen Perdana Urban Farming PSAA Putra Utama 3, Hasilnya untuk Kebutuhan Pangan Anak Panti
Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Putra Utama 3 memanen sekitar 47 kilogram buah dan sayuran hasil pemanfaatan lahan pekarangan di halaman kantor PSAA Putra Utama 3, Jalan Swadaya Raya, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).
Hasil panen tersebut terdiri dari 30 kilogram melon varietas Golden Alisa, lima kilogram terong, dua kilogram pare, tiga kilogram sawi, dan tiga kilogram cabai. Hasil budi daya ini selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan para penghuni panti.
Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, yang memimpin langsung kegiatan panen, mengapresiasi inisiatif Kepala PSAA Putra Utama 3 beserta jajaran dalam mengembangkan pertanian perkotaan atau *urban farming* di lingkungan perkantoran. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan.
“Alhamdulillah, hari ini kita panen beberapa produk, di antaranya melon, terong, dan cabai. Ini merupakan wujud kepedulian PSAA Putra Utama 3 untuk mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan pekarangan,” ujar Kelik.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi instansi perkantoran lainnya di wilayah Kecamatan Duren Sawit untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif melalui kegiatan *urban farming*. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak penghuni panti untuk mengenal teknik bercocok tanam serta memahami pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan.
“Kita berharap hasil panen ini bisa dinikmati bersama anak-anak di panti sekaligus mengedukasi mereka agar nantinya dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk *urban farming*,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala PSAA Putra Utama 3, Ratu Dian Cherrawati, menjelaskan bahwa pengembangan *urban farming* berawal dari upaya memanfaatkan lahan kosong di lingkungan panti. Gagasan tersebut muncul setelah pihaknya melihat keberhasilan panen di wilayah Kelurahan Malaka Jaya dan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di tingkat kecamatan.
“Awalnya lahan ini kosong. Setelah melihat hasil panen di Malaka Jaya dan mengikuti pelatihan di kecamatan, kami mencoba mempraktikkannya di sini. Alhamdulillah, hari ini hasilnya bisa terlihat. Ini panen perdana kami dan mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik dan berkembang,” ungkap Ratu Dian.
Ia menambahkan, hasil panen tersebut akan dinikmati bersama oleh para penghuni panti, pendamping, serta petugas yang bertugas di PSAA Putra Utama 3. Ke depan, pihaknya berharap kegiatan budi daya tanaman ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan panti.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh model dan aktris Indonesia, Lydia Ruth Elizabeth Kandou, yang turut menyaksikan langsung proses panen. Ia mengaku senang melihat pemanfaatan lahan pekarangan yang mampu menghasilkan bahan pangan sekaligus menjadi contoh praktik pertanian perkotaan yang bermanfaat.
Menurutnya, kreativitas dalam memanfaatkan barang bekas, seperti plastik, sebagai sarana pendukung bercocok tanam juga dapat menjadi salah satu upaya mengurangi sampah dan pencemaran lingkungan.
Melalui kegiatan *urban farming*, PSAA Putra Utama 3 diharapkan dapat terus mengembangkan pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan penghuni panti, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kemandirian, keterampilan bercocok tanam, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
