BREAKING NEWS
 

Kasus Korupsi Dana BOS SMAN 1 Kotabaru Masuk Tahap Penyidikan, Tersangka Segera Diumumkan


KOTABARU, Wartapembaruan.co.id
– Kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Kotabaru, Kalimantan Selatan, terus bergulir di Kejaksaan Negeri Kotabaru. Dalam waktu dekat, penyidik memastikan akan menetapkan tersangka setelah proses perhitungan kerugian negara rampung.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabaru, Taruli Phalti Patuan, menyampaikan bahwa saat ini penanganan perkara telah memasuki tahap penyidikan dan masih menunggu hasil audit kerugian negara.

“Sekarang masih dalam proses perhitungan kerugian negara di BPK RI. Penetapan tersangka dilakukan setelah hasil perhitungan tersebut selesai,” ujar Phalti, Selasa (24/2).

Perhitungan kerugian negara dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Kejari memastikan akan mengumumkan secara resmi kepada publik setelah ada penetapan tersangka.

Sebelumnya, kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Penyidik juga tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami dugaan penyimpangan anggaran di sekolah tersebut.

Dugaan korupsi yang mencuat diduga terkait pengelolaan dana BOS yang bersumber dari pemerintah pusat serta bantuan pendidikan dari pemerintah daerah. Dana BOS sendiri merupakan anggaran operasional sekolah yang dialokasikan berdasarkan jumlah siswa.

Untuk jenjang SMA, dana BOS dari pemerintah pusat berkisar hingga Rp1,4 juta per siswa per tahun. Sementara itu, bantuan serupa dari pemerintah daerah diperkirakan sekitar Rp600 ribu per siswa.

Besarnya alokasi anggaran tersebut membuat dugaan penyimpangan menjadi perhatian publik. 

Kejari Kotabaru menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara secara transparan dan profesional.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 1 Kotabaru belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada kepala sekolah juga belum mendapat respons.

Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena menyangkut anggaran pendidikan yang seharusnya digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan mutu pendidikan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image