BREAKING NEWS
 

Ditjen Badilag Gelar Rakornas Pimpinan Pengadilan Agama Tingkat Banding untuk Satukan Visi Peradilan


Jakarta, Wartapembaruan.co.id
  - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pimpinan pengadilan agama tingkat banding sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi kelembagaan dan menyatukan visi peradilan agama di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Maret 2026 di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, ini diikuti oleh para pimpinan pengadilan agama tingkat banding dari berbagai daerah di Indonesia.

Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kesamaan arah kebijakan, meningkatkan koordinasi antar satuan kerja, serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan kualitas layanan peradilan agama di tengah dinamika perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Mahkamah Agung, antara lain Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial dan Non-Yudisial, para Ketua Muda Mahkamah Agung, para Hakim Agung Kamar Agama, serta pejabat eselon I hingga eselon IV di lingkungan Mahkamah Agung.

Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola serta arah pembangunan peradilan agama secara nasional.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badilag Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kesamaan visi dan semangat kolektif seluruh jajaran peradilan agama.

“Kegiatan Rapat Koordinasi hari ini merupakan konsolidasi akbar yang menyatukan visi seluruh pimpinan dari 34 satuan kerja tingkat banding pada lingkungan Peradilan Agama, yang gaungnya turut diikuti secara luring maupun daring oleh ribuan aparatur peradilan agama di seluruh Indonesia,” ujar Muchlis.

Selain dihadiri langsung oleh para pimpinan pengadilan agama tingkat banding, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh ribuan aparatur peradilan agama dari berbagai daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh lintas sektor, di antaranya Ketua Umum Himpunan Ilmuwan Sarjana Syariah Indonesia, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, serta Direktur Utama Bank Syariah Indonesia.

Menurut Muchlis, kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara lembaga peradilan dengan kalangan akademisi, praktisi ekonomi syariah, serta lembaga sosial keagamaan.

“Penguatan hukum formil dan materiil di lingkungan peradilan agama tidak dapat dipisahkan dari dukungan akademisi, praktisi ekonomi syariah, serta lembaga sosial keagamaan,” ujarnya.

Melalui rakor ini, Ditjen Badilag berharap dapat memperkuat konsolidasi kepemimpinan serta meningkatkan koordinasi antar pengadilan agama tingkat banding di seluruh Indonesia.

Forum ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan strategis dan langkah konkret guna meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur peradilan.

Dengan konsolidasi yang semakin kuat, peradilan agama diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas konstitusionalnya sebagai lembaga penegak hukum yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat.


(Alred)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image