BREAKING NEWS
 

LBH GEKIRA Siap Dampingi Jemaat, BNI Janji Kembalikan Rp7 M Dana Gereja di Rantau Prapat

Ketua LBH PP GEKIRA, Santrawan Paparang.

LABUHANBATU, Wartapembaruan.co.id
– Aksi unjuk rasa yang dilakukan umat dari Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara di kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Indonesia, Kamis (12/3/2026), menghasilkan sejumlah penjelasan dari pihak bank terkait dugaan hilangnya dana milik gereja.

Dalam pertemuan dengan perwakilan umat, salah satu pihak dari BNI menyampaikan bahwa bank berencana mengembalikan dana nasabah sebesar Rp7 miliar terlebih dahulu pada bulan Maret ini. Pihak bank juga meminta pengurus paroki menyiapkan data-data nasabah lainnya yang terkait dengan persoalan tersebut.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk permintaan klarifikasi atas informasi dugaan hilangnya dana milik gereja yang sebelumnya disebut bernilai miliaran rupiah. Umat sebelumnya berkumpul di gereja paroki sebelum bergerak menuju kantor BNI Rantau Prapat untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (LBH GEKIRA) menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan hukum kepada pihak gereja dan jemaat jika diperlukan.

“LBH GEKIRA siap memberikan pendampingan hukum,” kata Ketua LBH GEKIRA, Santrawan Paparang, Kamis (12/3/2026).

Para umat berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah jemaat. Hingga saat ini, proses klarifikasi dan pengumpulan data terkait dana nasabah masih berlangsung antara pihak gereja dan pihak bank.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image