Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat

Indra Utama bersama Kesit B Handoyo (kanan) saat mengikuti retreat PWI Pusat di Pusdiklat Bela Negara Kemenhan, Rumpin, Bogor, beberapa waktu lalu
JAKARTA, Warta0embaruan.co.id -- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Indra Utama, sebagai Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk. Kesit B Handoyo meyakini, Indra Utama akan terus amanah dan sukses menunaikan tugas barunya.
"Selamat atas pengangkatan Indra Utama, wakabid pendidikan PWI Jaya 2024-2029, sebagai Komisaris Utama Waskita Beton Precast, Tbk. InsyaAllah terus amanah dan sukses," ucap Kesit B Handoyo, Sabtu (14/3).
Wakabid Pendidikan PWI Jaya 2024-2029, Indra Utama, berhalangan hadir pada kegiatan PWI Jaya Berbagi yang digelar Jumat (13/3) di sekretariat PWI Jaya. Indra Utama, pimpinan dari Journalist Media Network (JMN) serta pemilik media My Home dan Property & Bank, tengah mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Beton Precast, Tbk.
Sebagaimana diketahui, PT Waskita Beton Precast Tbk (IDX: WSBP) menunjuk Indra Utama sebagai Komisaris Utama dalam perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang diusulkan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pada Jumat (13/3) tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta menyesuaikan arah bisnis di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Perubahan tersebut mencakup pengukuhan, pemberhentian, hingga pengangkatan sejumlah anggota manajemen baru di lingkungan perusahaan.
Penunjukan Indra Utama dilakukan melalui pengalihan tugas dari posisi sebelumnya sebagai Komisaris Independen menjadi Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast, Tbk untuk melanjutkan sisa masa jabatan sesuai keputusan RUPS sebelumnya.
Pergantian posisi ini sekaligus menandai restrukturisasi kepemimpinan di tingkat pengawasan perusahaan. Manajemen menilai langkah tersebut diperlukan guna memperkuat arah transformasi bisnis serta mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang lebih adaptif di tengah tantangan sektor konstruksi.
Dalam usulan pemegang saham, PT Waskita Beton Precast, Tbk juga menetapkan pemberhentian dengan hormat sejumlah anggota manajemen.
Raden Mas Aris Santosa diberhentikan dari jabatan Komisaris Utama efektif sejak 1 Desember 2025. Sementara itu, Fathul Anwar diberhentikan dari posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal efektif sejak 11 Maret 2026.
Selain itu, Itung Prasaja juga diusulkan untuk diberhentikan dengan hormat dari jabatan Direktur Operasi perusahaan.
Seiring dengan perubahan struktur organisasi tersebut, PT Waskita Beton Precast, Tbk turut melakukan penyesuaian nomenklatur jabatan direksi.
Jabatan yang sebelumnya bernama Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal diubah menjadi Direktur Keuangan, Human Capital Management (HCM), dan Manajemen Risiko. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyelaraskan fungsi manajemen dengan kebutuhan operasional serta strategi bisnis perusahaan.
Dalam susunan manajemen baru yang diusulkan, Heri Sebayang ditunjuk sebagai Komisaris Independen menggantikan posisi yang sebelumnya diisi Indra Utama. Sementara itu, Kunto Wahyudiat diangkat sebagai Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko.
Manajemen juga menegaskan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang masih merangkap jabatan lain yang tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan wajib mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan tersebut sebelum efektif menjalankan posisi barunya di perusahaan.
Ketentuan ini sejalan dengan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) di lingkungan BUMN dan anak usaha.
Seluruh perubahan, mulai dari pengukuhan pemberhentian, pengalihan tugas, perubahan nomenklatur jabatan, hingga pengangkatan anggota baru Dewan Komisaris dan Direksi, akan ditetapkan secara resmi melalui RUPS perseroan.
Restrukturisasi manajemen ini menjadi bagian dari langkah strategis Waskita Beton Precast dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengambilan keputusan di tengah proses transformasi industri konstruksi dan infrastruktur nasional yang terus berkembang.
Dengan penunjukan Indra Utama sebagai Komisaris Utama, perseroan berharap fungsi pengawasan strategis dapat semakin kuat sehingga mampu mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin kompetitif.
Indra Utama menyatakan bahwa PT Waskita Beton Precast Tbk siap untuk berperan aktif dalam menyukseskan Program Strategis Nasional Presiden Prabowo, seperti Program 3 Juta Rumah, Rusunami, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, dan Giant Sea Wall—selain proyek infrastruktur, jalan tol, jembatan, bendungan yang selama ini dikerjakan.
"Komitmen ini selaras dengan visi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor beton terintegrasi, konstruksi, dan teknologi modular," ujar Indra Utama.
Kebijakan besar pemerintah di sektor perumahan, imbuhnya, membuka peluang strategis bagi industri beton pracetak nasional.
Indra menuturkan, membangun rumah bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan, ketahanan, dan efisiensi untuk memastikan kenyamanan jangka panjang.
“Dengan teknologi precast, setiap hunian dirancang lebih presisi, kokoh, tahan lama, serta ramah lingkungan, sehingga siap ditempati dalam waktu yang lebih singkat, dengan kualitas terbaik,” terangnya.

