CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi


Jambi, Wartapembaruan.co.id
— Polemik kaburnya buronan narkoba, M. Alung Ramadhan alias Alung, kembali memanas. Kali ini, publik dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pelarian Alung dari Mapolda Jambi—ironisnya bukan dirilis resmi oleh kepolisian, melainkan muncul dari akun Instagram pribadi.

Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) menilai kemunculan video tersebut justru memperkuat dugaan adanya ketidaktransparanan dalam penanganan kasus ini. Sejak awal mencuat, AMAN mengaku telah berulang kali mendesak Kapolda Jambi untuk membuka rekaman CCTV sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“Namun yang terjadi justru sebaliknya. Rekaman itu tidak pernah ditampilkan secara resmi, tiba-tiba muncul dari akun pribadi. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” tegas perwakilan AMAN.

Sejumlah kejanggalan pun disorot:

Pertama, mengapa rekaman CCTV yang sejak awal menjadi tuntutan massa aksi justru tidak pernah dipublikasikan secara terbuka oleh Polda Jambi?

Kedua, mengapa informasi sepenting itu justru disampaikan melalui akun media sosial pribadi, bukan kanal resmi institusi kepolisian?

Ketiga, kondisi ini memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat: apakah fungsi komunikasi publik Kapolda Jambi telah diambil alih oleh pihak di luar institusi?

Tak hanya itu, AMAN juga mempertanyakan keutuhan rekaman yang beredar. Video yang muncul hanya memperlihatkan momen pelarian, tanpa menjelaskan bagian krusial sebelumnya—termasuk bagaimana Alung bisa melepas borgol di ruang penyidik.

“Ini bukan sekadar soal video. Ini soal transparansi dan kepercayaan publik. Kenapa potongan penting justru tidak ditampilkan?” lanjutnya.

Bagi AMAN, situasi ini menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Jambi. Mereka menilai, jika benar informasi krusial justru disampaikan melalui pihak non-resmi, maka hal tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap hak publik untuk mendapatkan informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Satu hal yang pasti, ini menjadi penghinaan bagi masyarakat Jambi. Institusi sebesar Polda seharusnya berdiri di depan, bukan diwakili oleh akun media sosial pribadi,” tutup AMAN dengan nada keras.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Jambi terkait keaslian, kronologi lengkap, maupun alasan di balik tidak dipublikasikannya rekaman CCTV tersebut sejak awal.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi
  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi
  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi
  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi
  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi
  • CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi