Dana Paroki Aek Nabara Hilang di BNI, KWI Angkat Bicara
Bandung, Wartapembaruan.co.id – Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C., menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya dana umat milik Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, yang nilainya mencapai Rp28 miliar di BNI Rantauprapat.
Pernyataan tersebut disampaikan usai perayaan Paskah di lingkungan Seskoad, Bandung. Mgr. Antonius mengaku telah mengikuti perkembangan kasus tersebut dan berharap penyelesaiannya dapat dilakukan secara baik, benar, dan santun.
"Kita sudah mendengar tentang hilangnya dana Rp28 miliar dari Paroki Aek Nabara yang saat ini sedang diperjuangkan. Semoga prosesnya berjalan dengan baik, benar, dan santun," ujarnya, Jumat (17/4).
a juga mendorong agar pihak-pihak yang berwenang, termasuk lembaga terkait seperti Bank Indonesia, dapat turun tangan membantu penyelesaian masalah tersebut secara optimal bersama berbagai pihak.
"Sehingga apa yang menjadi hak komunitas itu dapat diperoleh kembali," tambahnya.
Mgr. Antonius menekankan pentingnya pendekatan yang konstruktif dalam menyikapi persoalan ini. Ia mengajak semua pihak untuk tidak semata-mata fokus pada kesalahan, melainkan pada upaya perbaikan dan pengembalian dana umat.
"Yang penting adalah bagaimana memperjuangkannya dengan baik. Jangan fokus pada yang salah, tetapi pada perbaikan dan pengembalian," tegasnya.
Ia turut menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut dan menyerahkan penanganan teknis kepada pihak-pihak yang berada langsung di lapangan.
"Yang paling tahu adalah mereka yang di lapangan, bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikannya," katanya.
Menurutnya, kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar ke depan pengelolaan dana umat semakin baik dan akuntabel.
Mgr. Antonius juga mengajak umat untuk mendoakan penyelesaian persoalan tersebut serta mendukung pihak-pihak yang beritikad baik.
"Mari kita berdoa kepada Tuhan dan mendukung semua yang berniat baik, agar hasilnya membawa kepuasan dan kebaikan bagi semua pihak. Tuhan memberkati," pungkasnya.
