DPRD Tapteng Resmi Melaporkan Penimbunan Bantuan Bencana Dihutanabolon Ke Polres Tapteng
Tapteng, Wartapembaruan.co.id - Ketegangan publik di Kabupaten Tapanuli Tengah kembali memanas. DPRD secara resmi menyurati Polres Tapanuli Tengah terkait temuan dugaan penimbunan dan penyalahgunaan bantuan bencana banjir yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak.
Temuan tersebut diungkap oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Tapanuli Tengah, Deni Herman Hulu, bersama sejumlah awak media dan masyarakat. Dugaan penimbunan terjadi di posko bencana yang berlokasi di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, pada Minggu (19/4/2026).
Sejumlah bantuan yang diduga ditimbun meliputi bahan pangan dan sandang seperti beras, mie instan, roti, pempers, hingga tikar. Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan, bantuan tersebut kerap dikeluarkan pada larut malam, yang memicu kecurigaan adanya praktik penyalahgunaan.
Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti dugaan penyalahgunaan bantuan lainnya, termasuk susu kemasan Bear Brand yang disebut-sebut merupakan bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Hingga saat ini, DPRD menyatakan masyarakat Tapanuli Tengah belum menerima bantuan tersebut. Bahkan, beredar informasi bahwa bantuan susu itu diduga telah diperjualbelikan.
Melihat kondisi ini, DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tegas dinilai penting untuk mengungkap fakta sebenarnya sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat yang mulai tergerus.
"Kami berharap agar Polres Kabupaten Tapanuli Tengah agar bekerja secara Profesional dan tegas dalam menykapi surat Aduan Masyarakat (Dumas) yang kami berikan" Ujar Denni Herman Hulu.
Publik kini menanti, apakah aparat penegak hukum akan bergerak cepat atau justru membiarkan dugaan ini terus menjadi bola panas yang mengguncang kepercayaan masyarakat.(M.T)
