LAM Jambi Tanjab Barat Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Adat dan Pendidikan
Tanjung Jabung Barat, Wartapembaruan.co.id — Semangat silaturahmi pasca-Ramadan dimanfaatkan Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyusun langkah strategis ke depan. Melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar bersama STAI Ma’arif Jambi, para tokoh adat, akademisi, dan masyarakat diajak memperkuat sinergi antara nilai tradisi dan dunia pendidikan.
Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 di Balai Adat Melayu Jambi, Kuala Tungkal ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum penting untuk konsolidasi organisasi adat.
Ketua LAM Jambi Tanjab Barat, Ahmad Ridwan, dalam undangan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan rapat koordinasi dan persiapan Rapat Kerja LAM tingkat kabupaten. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
“Halal bihalal ini bukan hanya tradisi, tetapi ruang mempererat ukhuwah sekaligus menyatukan visi dalam menjaga marwah adat Melayu Jambi,” demikian pesan yang tersirat dalam undangan tersebut.
Kegiatan akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan menghadirkan rangkaian acara mulai dari ramah tamah hingga pembahasan program kerja ke depan. Para peserta juga diimbau mengenakan pakaian adat Melayu sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal.
Kolaborasi antara lembaga adat dan institusi pendidikan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai budaya, sekaligus membangun generasi muda yang berakar pada tradisi namun tetap adaptif terhadap perubahan.
Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan terbangun kekompakan antar pemangku kepentingan di Tanjung Jabung Barat, sehingga adat dan budaya Melayu tetap menjadi fondasi dalam pembangunan daerah.
