Pangdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Nasional 2026
Pontianak, Wartapembaruan.co.id – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).
Apel ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Agenda ini bertujuan untuk mengonsolidasikan kekuatan seluruh instansi terkait dalam menghadapi ancaman musim kemarau di wilayah rawan api.
Dalam arahannya, Menko Polhukam menekankan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla bergantung pada soliditas kerja lapangan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemerintah Daerah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, BMKG, Manggala Agni, hingga relawan yang menjadi garda terdepan.
"Saudara-saudara adalah ujung tombak negara di lapangan apa yang sudah anda lakukan adalah bagian penting dari upaya melindungi masyarakat, jaga lingkungan, mempertahankan aktivitas ekonomi serta menjaga nama baik Indonesia di mata kawasan dan dunia," ujar Menko Polhukam.
Sedangkan Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa seluruh personel jajaran Kodam XII/Tpr telah dalam posisi siap siaga.
"Kami telah menginstruksikan seluruh Babinsa di wilayah rawan untuk meningkatkan patroli terpadu dan deteksi dini. TNI tidak akan menunggu api membesar; prinsip kita adalah cegah dini dan lapor cepat agar kebakaran bisa langsung dipadamkan sebelum meluas," tegas Pangdam disela kegiatan.
Kehadiran Pangdam XII/Tpr dalam apel ini menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penuh Satgas Karhutla, khususnya di wilayah Kalimantan Barat yang secara geografis memiliki lahan gambut luas.
Selain unsur pimpinan daerah (Forkopimda) Kalbar, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq. Kehadiran para menteri terkait menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tahun 2026 menjadi prioritas nasional.
Melalui momentum ini, Kalimantan Barat mendeklarasikan kesiapan penuh dalam menghadapi musim kemarau. Pemerintah dan aparat keamanan berkomitmen untuk mengedepankan langkah preventif (pencegahan) dan respon cepat jika ditemukan titik api atau hotspot. (Pendam XII/Tpr)
