Yonge Sihombing Serahkan Undangan Launching Buku Prabowonomics ke Ketua Komisi IV DPR RI
Jakarta, Wartapembaruan.co.id – Penulis buku Prabowonomics, Yonge Sihombing, menyerahkan langsung undangan peluncuran bukunya kepada Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Selasa (14/4/2026). Peluncuran buku tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026 di Jakarta.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Gedung DPR RI, Senayan. Dalam kesempatan itu, Yonge turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-67 kepada Titiek Soeharto yang bertepatan pada 14 April 2026. Ucapan tersebut disambut hangat oleh Titiek sebelum menerima undangan secara langsung.
Titiek Soeharto mengapresiasi inisiatif Yonge dalam menuangkan gagasan ekonomi Presiden Prabowo Subianto ke dalam buku. “Terima kasih telah menulis buku Prabowonomics,” ujarnya.
Buku Prabowonomics mengulas konsep Jalan Ekonomi Konstitusi Indonesia melalui Program Hasil Terbaik Cepat, yang diarahkan untuk memperkuat kedaulatan dan daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Substansi buku ini dinilai relevan dengan ruang lingkup kerja Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan.
Penyerahan undangan tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat dan anggota dewan yang hadir dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI, di antaranya Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dan Ahmad Yohan, bersama jajaran anggota dari berbagai fraksi.
Sebagai informasi, Siti Hediati Hariyadi yang lahir pada 14 April 1959 merupakan putri keempat Presiden ke-2 RI, Soeharto, dan Siti Hartinah. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1985. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Ketua Komisi IV DPR RI.
Kegiatan penyerahan undangan tersebut juga didokumentasikan oleh tim media. Sementara itu, rapat kerja Komisi IV DPR RI pada hari yang sama membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya optimalisasi pengelolaan jasa lingkungan wisata alam, evaluasi kebijakan sektor kehutanan, serta pembatasan kuota wisatawan di kawasan Taman Nasional Komodo.
