Gubernur Lampung Tekankan Pentingnya Lestarikan Budaya
Bandar Lampung, wartapembaruan.co.id- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Hari Jum'at (22/5) menghadiri kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema “Cawo Bubalah Lampung” yang digagas oleh Mighrul Lappung Bersatu bertempat di Balai Keratun, Dilansir dari sumber Kominfotik Lampung, Sabtu (23/5/2026)
Penyelenggaraan Kegiatan adalah wujud komitmen nyata Mighrul Lappung dalam mengimplementasi Instruksi Gubernur Lampung Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kamis Beradat.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya melestarikan adat dan budaya Lampung sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Lampung, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada karakter masyarakat yang kuat serta menghargai nilai-nilai budaya di dalamnya.
Mighrul Lappung memandang pentingnya peran perempuan yang tidak terbatas pada urusan keluarga saja, melainkan juga dalam hal menjaga bahasa, budaya, serta identitas daerah. Melalui langkah ini, Mighrul Lappung membidik generasi muda demi keberlanjutan budaya lokal, hal ini terinspirasi dari perjuangan R.A. Kartini di sektor pendidikan.
Rangkaian kegiatan tendensinya pada Lomba Cawo Bubalah Lampung diikuti 33 peserta dengan menggunakan dua dialek, yaitu dialek O dan dialek A. Adapun keseluruhan peserta berasal dari dua kategori yang berbeda yaitu :
1. Kategori Umum sebanyak 16 peserta, dan
2. Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu sebanyak 17 peserta
Gubernur Lampung memberikan apresiasi langkah konkret yang diambil oleh Mighrul Lappung Bersatu. Ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Mighrul Lappung karena telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan Provinsi Lampung, khususnya pada sektor kebudayaan.ujarnya
kegiatan ini kata Gubernur, merupakan langkah bersama dalam memotivasi generasi muda Lampung untuk terlibat aktif menggunakan bahasa Lampung.
Meski dalam pelaksanaan tahun pertama ini animo masyarakat diakui belum terlalu masif, namun demikian Mighrul Lappung tetap berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan. Ke depan, acara akan dikemas dengan konsep yang lebih inovatif, menarik bagi generasi muda, serta memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan OPD terkait dalam hal sosialisasi.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria.menyebutkan, Lomba Cawo Bubalah Lampung ini mungkin merupakan langkah kecil yang kami lakukan. Akan tetapi kami percaya langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi pelestarian bahasa dan budaya Lampung, ujarnya
Ia sendiri telah memberikan deskripsi terkait program pelestarian lain yang tengah berjalan, salah satunya adalah kursus Bahasa Lampung.yang bertujuan memotivasi masyarakat agar aktif berbahasa daerah ini, dan katanya program ini telah berlangsung selama 5 minggu, yang bekerja sama dengan Universitas Lampung.
Pengumuman yang disampaikan dewan juri berdasarkan penilaian ada beberapa katagori dan daftar pemenang Lomba Cawo Bubalah Lampung :diantaranya ;
Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu :
Juara 1 : DPP Bidang Seni dan Olahraga
Juara 2 : DPP Kota Metro
Juara 3 : DPP Bidang Pendidikan
Harapan 1 : Mighrul Kabupaten Tulang Bawang
Harapan 2 : Mighrul Kabupaten Lampung Barat
Harapan 3 : Mighrul Kabupaten Way Kanan
Kategori Umum :
Juara 1 : Tim Inti asal Kota Bandar Lampung
Juara 2 : Anisa, dkk asal Kota Bandar Lampung
Juara 3 : Mutia, dkk asal Kabupaten Way Kanan
Juara Favorit : Tim Nyenyok asal Kabupaten Way Kanan
Penghargaan Khusus:
Karya Motivasi Terbaik : Jejamo Production asal Kota Bandar Lampung. (**)
