Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin


Batanghari, Wartapembaruan.co.id
– Benang kusut dugaan praktik pengawalan angkutan batu bara yang melintasi jalur alternatif terlarang di Simpang Pete, Kabupaten Batanghari, mulai menemukan titik terang. Selama ini, isu keterlibatan oknum aparat, LSM hingga pihak yang mengaku wartawan ramai beredar di media sosial. Kini, satu unit truk batu bara yang diduga melintasi jalur tersebut berhasil diamankan jajaran Satlantas Polres Batanghari pada Kamis dini hari (25/6/2026).

Truk tersebut diamankan setelah petugas menerima laporan adanya kendaraan angkutan batu bara yang nekat menerobos jalur alternatif Simpang Pete, jalur yang selama ini menjadi sorotan karena diduga kerap digunakan untuk menghindari pengawasan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Batanghari, Ipda Benny Tri Lesmana, melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa personelnya telah berjaga sejak malam di Simpang AMD dan Simpang Pete hingga pukul 07.00 WIB.

"Kami mendapat laporan di grup ada dua mobil di Simpang Pete. Saat tiba di lokasi kami melihat satu mobil akan keluar dari Simpang Pete, kemudian kami ikuti dan kami hentikan. Selanjutnya kendaraan tersebut kami amankan ke Mapolres Batanghari. Namun, saya malah diisukan hanya melakukan settingan. Memang susah menegakkan benang basah," tulis Benny.

Fakta yang menarik muncul saat proses pengamanan. Berdasarkan pengakuan sopir kepada petugas, kendaraan tersebut disebut berada dalam pengawalan seseorang bernama Amin.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Amin diduga merupakan anggota intelijen yang bertugas di lingkungan Tuanku Imam Bonjol. Meski demikian, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari institusi terkait.

Saat dikonfirmasi, Kolonel Taufiq menyampaikan bahwa dirinya masih melakukan pengecekan terhadap identitas nama yang dimaksud.

"Selamat pagi, untuk nama yang bersangkutan saya cek dulu ya. Mohon maaf, belum hafal semua."

Setelah dijelaskan bahwa konfirmasi dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, ia kembali merespons.

"Kalau boleh tahu, informasi atau laporannya apa? Ini masih Zoom, selesai saya cek lagi nama tersebut."

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai apakah nama yang disebut oleh sopir benar merupakan anggota aktif maupun memiliki keterkaitan dengan dugaan pengawalan angkutan batu bara di jalur alternatif tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena berpotensi membuka tabir dugaan adanya jaringan pengawalan angkutan batu bara yang selama ini disebut-sebut beroperasi di jalur terlarang di Kabupaten Batanghari. Aparat penegak hukum diharapkan mengusut tuntas pengakuan sopir serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat agar memberikan kepastian hukum dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin
  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin
  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin
  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin
  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin
  • Benang Kusut Dugaan Pengawalan Batu Bara di Jalur Terlarang Mulai Terkuak, Sopir Sebut Dikawal Oknum Bernama Amin