Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan
Aceh, Wartapembaruan.co.id - Koordinator Muhammad Raihan Ikatan Pemuda Mahasiswa Seuramoe Mekkah (IMP) menyampaikan keprihatinan serius atas persoalan yang berkaitan dengan penggunaan dan pengawasan senjata api di lingkungan kepolisian yang dinilai dapat mengancam rasa aman masyarakat.
IMP menilai bahwa setiap personel kepolisian yang diberikan kewenangan untuk membawa dan menggunakan senjata api harus memiliki tanggung jawab, kedisiplinan, serta pengawasan yang ketat. Senjata api merupakan alat yang memiliki risiko tinggi dan penggunaannya harus berada dalam pengawasan serta prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atas kondisi tersebut, IMP mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan dan sistem pengawasan di lingkungan Polres Aceh Selatan. IMP menilai perlu adanya langkah tegas untuk memastikan bahwa seluruh personel kepolisian dapat menjadi contoh dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dalam hal ini, Koordinator IMP SEURAMOE MEKKAH (Muhammad Raihan) menyampaikan tiga tuntutan, yaitu:
1. Mendesak pencopotan Kapolres Aceh Selatan apabila hasil evaluasi dan pemeriksaan membuktikan adanya kegagalan dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengawasan terhadap personel di bawah tanggung jawabnya.
2. Mendesak pemeriksaan terhadap Kapolres Aceh Selatan terkait dugaan kelalaian dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap anggota kepolisian di wilayah hukumnya.
3. Mendesak pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh satuan di lingkungan Polres Aceh Selatan, guna memastikan sistem pengawasan, pembinaan, serta penggunaan senjata api telah berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.
IMP menegaskan bahwa tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat dan upaya mendorong terciptanya institusi kepolisian yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
IMP juga meminta agar pihak terkait melakukan pemeriksaan secara objektif, transparan, dan menyeluruh. Apabila ditemukan pelanggaran atau kelalaian, IMP mendesak agar tindakan tegas diberikan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.
Muhammad Raihan koordinator Ikatan Pemuda Mahasiswa Seuramoe Mekkah (IMP) berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas,jika permasalahan ini tidak tuntas kami akan turun Aksi di depan POLDA ACEH sebagai bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dan pemuda dalam menyuarakan kepentingan serta keamanan masyarakat.
