Setahun Berdiri, Destinasi Wisata Batu Gajah Dinilai Masih Perlu Pembenahan Fasilitas
Aceh Selatan, Wartapembaruan.co.id - Destinasi wisata Batu Gajah yang terletak di Gampong Malaka, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, terus menjadi salah satu tujuan rekreasi masyarakat sejak diresmikan oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, pada 18 Februari 2025.
Hingga kini, kawasan wisata tersebut ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Batu Gajah menjadi tempat favorit bagi warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman. Beragam aktivitas dapat dilakukan di lokasi ini, mulai dari bersantai di pondok-pondok yang tersedia, memancing, hingga anak-anak bermain dan mandi di aliran sungai yang jernih.
Namun, di balik keindahan alam yang dimilikinya, sejumlah pengunjung menilai bahwa fasilitas penunjang di kawasan wisata tersebut masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Beberapa fasilitas yang dinilai mendesak untuk dibangun maupun diperbaiki antara lain penyediaan tempat sampah, renovasi toilet umum, penambahan tempat duduk, serta fasilitas pendukung lainnya agar wisatawan merasa lebih nyaman.
Salah seorang pengunjung, Dian, berharap pemerintah dapat melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kawasan wisata Batu Gajah agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
"Sebenarnya tempat ini memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh Selatan. Jika fasilitas seperti tempat duduk diperbaiki, dibangun kolam renang khusus anak-anak, toilet yang layak, serta tempat ibadah yang memadai, tentu akan semakin banyak pengunjung yang datang. Sayang sekali, setelah hampir satu tahun sejak diresmikan, belum terlihat adanya pembenahan yang benar-benar signifikan," ujar Dian.
Dengan potensi alam yang masih asri dan suasana yang sejuk, Batu Gajah diyakini mampu menjadi salah satu ikon wisata Aceh Selatan. Masyarakat pun berharap pemerintah daerah terus melakukan pengembangan dan pembenahan fasilitas agar kawasan wisata ini semakin nyaman, bersih, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Penulis: Syahrul Amin PMII Aceh
