Sudin KPKP Jakarta Timur Siapkan Sekolah Percontohan Urban Farming di Setiap Kecamatan
Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Forum Komunikasi Komte Sekolah (FKKS) Kota Jakarta akan terus mendorong pengembangan urban farming di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan kegiatan positif bagi peserta didik.
Hal tersebut disampaikan Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur, Taufik Yulianto, dalam kegiatan Roadshow FKKS, di SMAN 14 Jakarta, Jalan SMAN 14 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Selasa (28/7/2026). Pengembangan urban farming di sekolah diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat sekitar.
“Kami berharap kehadiran kami di sekolah-sekolah dapat memberikan kontribusi yang positif, baik untuk siswa, komite, kepala sekolah maupun masyarakat sekitar, terutama dalam memanfaatkan lahan-lahan yang ada di sekolah untuk kegiatan pertanian, perikanan, dan pengolahan hasil," kata Taufik.
Urban farming dapat menjadi pilihan kegiatan produktif bagi peserta didik di samping pendidikan formal yang mereka terima di sekolah. Lebih lanjut, Taufik menjelaskan, pihaknya telah melakukan inventarisasi sekolah-sekolah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi urban farming. Berbagai masukan dari sekolah telah dihimpun, mulai dari kebutuhan teknologi budidaya, peningkatan pemasaran hasil, hingga penguatan kapasitas guru dan siswa.
“Sebelumnya, juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan sekolah-sekolah, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta media. Dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan workshop yang diikuti seluruh sekolah di Jakarta Timur. Alhamdulillah, antusiasme sekolah sangat positif. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik," ungkapnya.
Ia juga akan memilih lokasi unggulan di setiap kecamatan untuk dijadikan percontohan pemanfaatan lahan sekolah secara optimal. Program tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui pendampingan dan penyuluhan.
Sementara itu, Ketua FKKS Jakarta Timur, Syamsul Bahri, menjelaskan roadshow yang dilakukan saat ini merupakan kegiatan ke-9 dari 10 kecamatan di Jakarta Timur. Selain membahas pengembangan urban farming, roadshow juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah, pencegahan tawuran, perundungan atau bullying, serta kemajuan sekolah.
"Melalui roadshow bersama Satpol PP dan Kesbangpol, kami berupaya mengurangi tawuran dan bullying. Selanjutnya kami akan bekerja sama dengan KPKP dan BNN untuk memperkuat pembinaan di sekolah," ujarnya.
FKKS Kota Jakarta Timur menargetkan program tersebut dapat menjangkau seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga SMK di Jakarta Timur. “Insyaallah kami akan lakukan secara merata tanpa pilih kasih selama masih dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.
