Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah


JAKARTA TIMUR, Wartapembaruan.co.id
– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan cermat dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, serta membuang obat melalui gerakan Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (DAGUSIBU).

Edukasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto saat membuka kegiatan Edukasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) di Aula Kampus C Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jumat (28/8/2026).

Kusmanto mengatakan, obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap rumah tangga memiliki dan menggunakan obat sehingga diperlukan pemahaman yang baik agar penggunaannya sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa cerdas menggunakan obat. Obat harus didapatkan dengan benar, digunakan sesuai resep dan anjuran dokter, disimpan di tempat yang tepat, serta dibuang sesuai ketentuan apabila sudah tidak digunakan atau telah kedaluwarsa,” ujar Kusmanto.

Menurutnya, edukasi penggunaan obat secara tepat juga menjadi langkah preventif untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari risiko penyalahgunaan obat. Dalam hal ini, keluarga memiliki peran penting untuk memahami penggunaan obat sekaligus mengenali perubahan perilaku anak yang berpotensi menjadi indikasi penyalahgunaan obat.

“Kita ingin meningkatkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga, menggunakan obat dengan cermat, sekaligus menjaga keluarga dari pengaruh obat-obatan yang dilarang,” katanya.

Kusmanto menambahkan, Pemkot Jakarta Timur akan memperluas edukasi penggunaan obat yang benar kepada kalangan remaja dan pelajar. Upaya tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Forum Komunikasi Kader Sekolah (FKKS), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta instansi pendidikan.

Ia menilai, keterlibatan keluarga dan kader PKK juga sangat penting dalam memberikan pemahaman mengenai obat yang berpotensi disalahgunakan serta mendeteksi perubahan perilaku anak sejak dini.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy yang hadir bersama Dekan Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA Supendi menekankan pentingnya penerapan prinsip DAGUSIBU sebagai bagian dari edukasi kesehatan masyarakat.

Arief mengatakan, sosialisasi penggunaan obat secara tepat akan terus diperluas, termasuk ke lingkungan sekolah dan permukiman. Sudin Kesehatan Jakarta Timur juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah dan menindaklanjuti indikasi penyimpangan dalam peredaran maupun penggunaan obat.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu memastikan obat diperoleh melalui jalur yang benar dan digunakan sesuai petunjuk tenaga kesehatan, termasuk memperhatikan jenis serta dosisnya. Selain itu, penyimpanan obat harus disesuaikan dengan ketentuan dan memperhatikan tanggal kedaluwarsa.

“Prinsipnya adalah dapatkan obat secara benar, gunakan sesuai arahan dokter, baik jenis maupun takarannya, kemudian simpan dengan memperhatikan tanggal kedaluwarsa, dan obat yang sudah kedaluwarsa dibuang sesuai aturan,” jelas Arief.

Untuk memperluas jangkauan edukasi, Sudin Kesehatan Jakarta Timur akan berkoordinasi dengan BPOM dan sektor pendidikan agar pemahaman mengenai penggunaan obat yang aman dapat diterapkan sejak usia sekolah.

Koordinasi lintas sektor juga akan dilakukan apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam peredaran maupun penggunaan obat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus mencegah penyalahgunaan obat di lingkungan keluarga dan masyarakat.


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, Pemkot Jaktim Perluas Edukasi hingga Sekolah