GPPMI DKI Jakarta Serukan Deklarasi Damai “Jaga Jakarta”, Pemuda Diajak Perkuat Persatuan
JAKARTA, Wartapembaruan.co.id — Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) DKI Jakarta menyerukan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian di wilayah Jakarta melalui Deklarasi Damai “Jaga Jakarta”.
Deklarasi yang mengusung tema “Bersatu dalam Perbedaan, Bergerak dalam Kedamaian” tersebut menjadi pesan kepada seluruh elemen pemuda dan masyarakat Jakarta agar senantiasa mengedepankan persatuan serta menjaga situasi ibu kota tetap aman dan kondusif.
Koordinator Daerah GPPMI DKI Jakarta, Anggiat Andreas Purwanto, menegaskan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga Jakarta dari berbagai tindakan yang berpotensi memecah persatuan dan kerukunan masyarakat.
“Jakarta adalah rumah kita bersama. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut menjadi alasan untuk melakukan provokasi, kekerasan, maupun tindakan anarkis. Aspirasi harus disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Anggiat.
Dalam deklarasi tersebut, GPPMI DKI Jakarta menyatakan sejumlah komitmen, yakni:
1. Menjaga perdamaian dan ketertiban Jakarta.
2. Menolak segala bentuk provokasi, kekerasan, dan tindakan anarkis.
3. Menghormati perbedaan pendapat serta menjaga persatuan.
4. Mengutamakan dialog, musyawarah, dan penyampaian aspirasi secara damai.
5. Menjaga fasilitas umum serta keamanan dan kenyamanan masyarakat.
6. Tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.
7. Bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman, damai, kondusif, dan harmonis.
Anggiat juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai informasi yang tidak benar menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat. Mari kita jaga Jakarta dengan sikap dewasa, saling menghormati, dan mengedepankan dialog,” katanya.
Menurut GPPMI DKI Jakarta, menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Pemuda, kata Anggiat, diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dengan mengedepankan semangat persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
GPPMI DKI Jakarta juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum, menghormati hak masyarakat lainnya, serta memastikan setiap penyampaian aspirasi berlangsung secara damai, tertib, dan tidak mengganggu keamanan maupun kenyamanan warga.
Melalui Deklarasi Damai “Jaga Jakarta”, GPPMI DKI Jakarta berharap semangat persatuan dan kedamaian dapat terus dijaga sehingga Jakarta tetap menjadi kota yang aman, nyaman, harmonis, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
