Kesit dan Bryan Gautama Dukung Upaya Pemprov DKI Jakarta Kembangkan PPISHP Cengkareng
JAKARTA, Wartapembaruan.co.id -- Pameran ikan hias yang digagas Asosiasi Pengusaha Ikan Hias (APIC) Cengkareng bersama Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Barat terselenggara dengan baik, Rabu (16/9). Kegiatan edukasi sekaligus promosi ikan hias yang digelar di Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikat Hasil Perikanan (PPISHP) Cengkareng, ini, menyita perhatian ratusan anak-anak PAUD, TK dan SD dari Jakarta Barat. Mereka diperkenalkan dengan puluhan jenis ikan hias dari 39 anggota APIC.
Kegiatan bertajuk "Gebyar Edukasi Ikan Hias" ini dibuka Rabu (16/9) pagi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat Depika Romadi, mewakili Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah. Pemukulan gong dilakukan oleh Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo. Acara pembukaan juga dihadiri Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Agus Ramdani. Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan, hadir belakangan dan melihat langsung tempat usaha ikan hias di bagian bawah.
Menjawab pertanyaan wartawan, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo kembali mengurai pujiannya atas terselenggaranya kegiatan "Gebyar Edukasi Ikan Hias" dari kolaborasi APIC dan Pokja PWI Wali Kota Jakarta Barat ini.
Sementara itu, ketua APIC Bryan Gautama menyatakan bahwa "Gebyar Edukasi kan Hias" ini baru langkah awal dari rangkaian kegiatan lain yang akan digelar bersama Pokja PWI Wali Kota Jakarta Barat. Tokoh pemuda dan penggerak kegiatan kemasyarakatan ini juga optimistis dunia ikan hias akan semakin disukai oleh anak-anak, baik dari PAUD, TK dan SD.
"Selama tiga bulan ke depan ini kami akan terus menggelar pameran seperti ini. Dua atau tiga hari dalam seminggu anak-anak PAUD, TK dan SD akan datang ke mari, meramaikan Tempat Promosi Hasil Perikanan (TPHP) ini," jelas Bryan Gautama.
Di sisi lain, Bryan Gautama juga mengapresiasi rencana Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan, untuk lebih meningkatkan performa PPISHP atau TPHP Cengkareng ini. Hasudungan awalnya memuji gelaran "Gebyar Ikan Hias" ini, dengan menyebut bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan dunia ikan hias kepada masyarakat. Tetapi juga dinilai dapat membuka peluang pengembangan usaha bagi para pelaku usaha ikan hias yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Lebih jauh Hasudungan kemudian mengatakan jika Pemprov DKI Jakarta mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha dan promosi hasil perikanan, termasuk sektor ikan hias.
“Pemprov DKI Jakarta tentunya sangat mendukung kegiatan yang berdampak positif untuk kemajuan usaha ikan hias. Apalagi kalau lokasi ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata ikan hias, sehingga masyarakat luas bisa lebih mengenal biota laut secara lebih dekat,” ujar Hasudungan.
Menurut Hasudungan, PPISHP Cengkareng memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Saat ini terdapat sekitar 39 pelaku usaha yang menjalankan aktivitas perdagangan di tempat promosi hasil perikanan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.
“Pemprov DKI ternyata memiliki tempat promosi dan potensi pemasaran ikan hias yang sangat luar biasa. Bahkan, ini merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi khusus di DKI Jakarta,” katanya.
Ia menilai keberadaan para pelaku usaha ikan hias di PPISHP Cengkareng tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Menurutnya, kegiatan edukasi seperti yang dilakukan PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat bersama para pengusaha ikan hias dapat membantu memperluas informasi mengenai keberadaan sentra ikan hias di Cengkareng.
“Dengan dilaksanakannya acara seperti ini, masyarakat luas juga akan lebih mengetahui bahwa ada sentra pedagang ikan hias yang sangat bagus di sini,” ujarnya.
Hasudungan menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendorong potensi tersebut agar dapat berkembang. Berbagai kemungkinan pengembangan, mulai dari kegiatan promosi hingga perawatan dan penataan kawasan, akan menjadi bagian yang dapat dibahas ke depan.
“Mungkin ke depan kita akan mencari solusi atau membuat kegiatan lainnya di lokasi ini, termasuk dari sisi perawatan maupun promosi,” ungkapnya.
Sebelum mengikuti kegiatan edukasi, Hasudungan juga berkeliling meninjau langsung aktivitas para pedagang ikan hias. Ia berdialog dengan sejumlah pelaku usaha untuk mendengarkan kondisi serta potensi pengembangan usaha ikan hias.
Hasudungan didampingi Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat Bety Rahmawati, Kesit B Handoyo, Bryan Gautama, dan Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Barat, Bambang Gatot Subroto.***
