Prof. Zudan : Perwira Muda Perhubungan adalah Wajah Negara dan Garda Terdepan Perkembangan Transportasi Modern Nasional
Bekasi, Wartapembaruan.co.id - Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif menegaskan bahwa perwira muda perhubungan memegang peran strategis sebagai wajah negara di garda terdepan pelayanan publik, khususnya pada perkembangan transportasi modern nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam Orasi Ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Politeknik Transportasi Darat Indonesia, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) dengan tema "Perwira Muda Adaptif, Mengakselerasi Transportasi Modern", Jumat (11/9/2026).
Dalam orasinya, Kepala BKN menekankan pentingnya peran sumber daya manusia aparatur dalam membangun sektor transportasi nasional. Menurut Zudan, sektor transportasi memiliki posisi strategis karena berperan menghubungkan masyarakat dan berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus menjadi tulang punggung mobilitas ekonomi, sosial, dan pembangunan daerah.
"Perwira muda perhubungan adalah wajah negara di garda terdepan pelayanan publik. Mereka tidak hanya menggerakkan roda transportasi, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara," ujar Zudan.
Kepala BKN Prof. Zudan juga mengapresiasi para perwira muda perhubungan yang dinilainya mampu bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkomitmen menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia berharap para lulusan PTDI-STTD terus mengembangkan kompetensi diri dan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan transportasi modern yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi aparatur negara, termasuk di sektor transportasi, melalui kebijakan manajemen kepegawaian yang profesional dan berdaya saing. Sinergi antara BKN dan institusi pendidikan seperti PTDI-STTD dinilai penting untuk mencetak aparatur negara yang siap menghadapi tantangan zaman.
Acara tersebut dihadiri oleh civitas academica PTDI-STTD, para dosen, serta tamu undangan. Orasi ilmiah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akademik yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara BKN dan institusi pendidikan dalam mencetak aparatur negara yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

