Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara


JAKARTA TIMUR, Wartapembaruan.co.id
— Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur menindaklanjuti laporan terkait tiga anak putus sekolah di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Ketiga anak tersebut masing-masing Bagus Hari Wijaksana (17), Januar Hari Prawira (12), dan Rahma Jelita (13). Mereka diketahui berhenti sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga serta kendala dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Bagus, anak dari Khairunisa, sebelumnya bersekolah di SMPN 138 Jakarta. Ia berhenti saat duduk di kelas 1 SMP karena keluarga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan transportasi dan seragam sekolah.

Sementara itu, Januar sebelumnya bersekolah di SDN Penggilingan 05 dan berhenti saat kelas 1 SD. Kondisi tersebut disebabkan keterbatasan keluarga dalam memenuhi perlengkapan sekolah serta tidak adanya anggota keluarga yang dapat mengantarkannya ke sekolah.

Adapun Rahma Jelita, anak dari Parti, sebelumnya bersekolah di SDN Jatinegara 06 dan berhenti saat kelas 3 SD karena keterbatasan biaya.

Sebagai tindak lanjut, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur mengarahkan Januar dan Rahma untuk melanjutkan pendidikan melalui PKBM Prestasi Mandiri di Kelurahan Ujung Menteng dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keduanya juga akan direkomendasikan untuk mendapatkan pendampingan guru privat.

Sementara itu, Bagus diarahkan mengikuti pendidikan Paket B sebagai upaya memberikan kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan.


Selain penanganan di bidang pendidikan, Kelurahan Jatinegara turut memberikan pembinaan kepada keluarga ketiga anak tersebut. Keluarga diarahkan untuk menyesuaikan administrasi kependudukan, khususnya KTP sesuai domisili, agar dapat mengakses berbagai program bantuan sosial yang tersedia.

Dalam penanganan tersebut, Baznas Bazis Kota Jakarta Timur turut memberikan dukungan berupa perlengkapan tulis dan seragam sekolah bagi ketiga anak tersebut.

"Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat membantu ketiga anak kembali memperoleh hak pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah," kata Lurah Jatinegara, Faqih Insani, Selasa (29/9/2026).

Faqih menegaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan terus mendorong agar anak-anak yang mengalami putus sekolah mendapatkan pendampingan dan akses pendidikan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Dengan langkah tersebut, diharapkan anak-anak yang sempat berhenti sekolah tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik.


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara
  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara
  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara
  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara
  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara
  • Sudin Pendidikan Jaktim Siapkan Akses Pendidikan bagi Tiga Anak di Jatinegara