Danrem 042/Gapu Ajak Keluarga Besar TNI Perkuat Bela Negara dan Berjiwa Nasional*
JAMBI, Wartapembaruan.co.id — Komandan Korem 042/ Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, mengajak Keluarga Besar TNI (KBT) memperkuat kesadaran bela negara, menjaga persatuan, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Korem 042/Gapu dengan Keluarga Besar TNI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Balai Prajurit Korem 042/Gapu, Jambi, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Penguatan Bela Negara, Kita Perkokoh Generasi Muda Keluarga Besar TNI yang Solid, Berkarakter, dan Berjiwa Nasionalis.”
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan penggunaan senjata atau kewajiban mempertahankan negara ketika menghadapi ancaman militer. Bela negara juga diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan bangsa, mempertahankan kedaulatan negara, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Di tengah perkembangan zaman, masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyebaran berita bohong atau hoaks, pengaruh negatif media sosial, dan potensi perpecahan akibat informasi yang tidak terverifikasi. Karena itu, kesadaran bela negara tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu tercermin dalam keteladanan, perilaku, dan pengabdian yang konsisten.
Kegiatan Komsos tersebut dihadiri Danrem 042/Gapu, Kasrem, para kepala seksi di lingkungan Korem 042/Gapu, serta perwakilan organisasi Keluarga Besar TNI. Organisasi yang diundang meliputi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Persatuan Purnawirawan TNI dan Polri (PEPABRI), Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI), Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP), Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), serta Pemuda Panca Marga (PPM).
Kehadiran berbagai organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi antara TNI aktif dengan Keluarga Besar TNI, sekaligus memperkuat kerja sama dalam menanamkan nilai-nilai bela negara dan persatuan di tengah masyarakat.
Danrem juga menekankan pentingnya peran Keluarga Besar TNI dalam menjaga semangat kebangsaan dan mewariskan nilai-nilai pengabdian kepada generasi penerus. Nilai kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat pengabdian yang tumbuh dalam lingkungan TNI dinilai menjadi modal penting untuk memperkokoh persatuan bangsa.
Para purnawirawan diharapkan tetap berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing, terutama melalui keteladanan, pembinaan generasi muda, dan partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan pengalaman pengabdian yang dimiliki, para purnawirawan tetap dapat mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan memperkuat kesadaran kebangsaan.
Selain itu, Danrem mengingatkan pentingnya membangun ketahanan keluarga. Keluarga yang harmonis dan berkarakter menjadi fondasi dalam membentuk generasi muda yang tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air.
Pengamalan bela negara, lanjutnya, dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menaati hukum, menghormati perbedaan, membantu sesama, serta menggunakan media sosial secara bijak. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah belah persatuan.
Kepedulian terhadap sesama dan kemampuan menjaga kerukunan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, seluruh unsur Keluarga Besar TNI diharapkan terus menjaga komunikasi, mempererat silaturahmi, dan membangun kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Korem 042/Gapu berharap hubungan dengan seluruh unsur Keluarga Besar TNI semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bela negara, m