Gubernur Lampung Lantik Galang Putra Wakil Bupati
Bandar Lampung, wartapembaruan.co.id- Proses pengisian tampuk kepemimpinan di Kabupaten Way Kanan akhirnya resmi rampung. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025–2030 yang berlangsung di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (30/10/2026).
Momen ini menandai berakhirnya masa kekosongan posisi wakil bupati yang telah berlangsung sejak Ayu Asalasiyah dilantik sebagai Bupati Way Kanan pada 10 Juni 2025 lalu. Penetapan Galang dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara oleh DPRD Kabupaten Way Kanan pada 17 September 2026, yang disahkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-3264 Tahun 2026. Prosedur tersebut mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 176, mengingat masa jabatan yang tersisa masih melebihi batas minimum 18 bulan.
Dalam pengarahannya, Gubernur Mirza menggarisbawahi pentingnya pembagian peran yang jelas dan komunikasi yang harmonis antara bupati dan wakil bupati. Menurutnya, koordinasi yang solid merupakan fondasi utama agar seluruh program pembangunan daerah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok desa.
Beberapa poin krusial yang disorot oleh Pemprov Lampung untuk jajaran Pemkab Way Kanan meliputi:
Tata Kelola Birokrasi dan Integritas: Wakil bupati diharapkan mendampingi bupati dalam membina Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai UU Nomor 20 Tahun 2023, menegakkan prinsip meritokrasi, menjaga netralitas, serta menutup ruang bagi tindak pidana korupsi.
Penyelarasan Pembangunan: Perencanaan daerah Way Kanan diwajibkan selaras dengan RPJMD dan RPJPD Provinsi Lampung guna mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas SDM, serta pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Dukungan Agenda Nasional: Pemkab Way Kanan diminta mengawal keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta mengoptimalkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai penyeimbang harga dan penyalur bahan pokok bersubsidi.
Hilirisasi Sektor Pertanian: Mengingat tingginya potensi komoditas lokal, Pemprov mendorong hadirnya industri pengolahan agar nilai tambah produk pertanian tetap berputar di tingkat desa dan meningkatkan kesejahteraan para petani.
Bersamaan dengan agenda tersebut, Purnama Wulansari Mirza selaku Ketua TP PKK Provinsi Lampung melantik Sasa Chalim Nur Syajarotuddur untuk memimpin tiga organisasi kemasyarakatan di Way Kanan, yaitu TP PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Dekranasda. Kehadiran pengurus baru ini diharapkan mampu mempercepat penguatan kapasitas keluarga, pelayanan kesehatan dasar, serta pembinaan perajin lokal di wilayah tersebut. (**)
