Iklan

Kolaborasi Kemenparekraf dan Kementerian ESDM Kembangkan Destinasi Geopark

warta pembaruan
04 Februari 2021 | 10:06 AM WIB Last Updated 2021-02-04T03:53:09Z
Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengembangkan destinasi wisata geopark yang ada di Indonesia.

Geopark merupakan wilayah geografis terpadu dengan mengedepankan perlindungan lanskap dan situs geologi yang berkelanjutan dan menjaga keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Indonesia memiliki sekitar 40 geoheritage yang tersebar di berbagai provinsi.

Dalam pertemuan dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pertemuan itu membahas potensi wisata yang ada di lokasi geopark di Tanah Air.

"Kami sepakat fokus dulu untuk pengembangan di beberapa (geopark) yang dekat dengan destinasi-destinasi yang sudah sentral," kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengungkapkan, Kementerian ESDM akan memberikan dukungan pengadaan infrastruktur di kawasan destinasi wisata. "Saya menyampaikan harapan dari sektor pariwisata untuk lebih memanfaatkan energi baru dan terbarukan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19.

"Prinsipnya Kementerian ESDM mendukung untuk mempromosikan potensi-potensi wisata kita supaya Indonesia lebih banyak dikenal tapi didukung juga dengan infrastruktur yang baik," tutur Arifin.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial.

Untuk diketahui, dari 40 geopark yang ada di Indonesia, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai situs global geopark oleh UNESCO. Kelimanya adalah Geopark Batur, Bali; Geopark Gunung Sewu, DI Yogyakarta-Jawa Tengah-Jawa Timur; Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat; Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Jawa Barat; dan Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara (Azwar).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kolaborasi Kemenparekraf dan Kementerian ESDM Kembangkan Destinasi Geopark

Trending Now

Iklan