News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kuat Dugaan Limbah B3 Tidak Dikelola Sesuai Aturan, PT Rubicon Terancam Didemo Warga

Kuat Dugaan Limbah B3 Tidak Dikelola Sesuai Aturan, PT Rubicon Terancam Didemo Warga


Serang, Wartapembaruan.co.id
– Sejumlah warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Pasirbuyut Bersatu (FMPBB) mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan produsen batu bata ringan PT Rubicon di kawasan industri CBA Jawilan Serang, Banten, Sabtu (20/11/2021).

Dalam keterangannya rencana aksi tersebut diikuti sekitar 200 orang yang akan dikoordinir oleh aktivis Desa Pasirbuyut, Nurpa’i.

Nurpa’i mengatakan ada tiga poin penting yang akan menjadi tuntutan masyarakat. “Tuntutan tersebut antara lain pertama, masyarakat menuntut pengelolaan limbah jenis B3 Fly ash sisa pembakaran boiler steam sebagai oven pemanas pabrik dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan polusi udara yang akan mengganggu kesehatan masyarakat,” terangnya. 

“Poin kedua, masyarakat mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Perizinan Kabupaten Serang segera melakukan langkah – langkah kongkrit terkait pengelolaan limbah di perusahaan PT Rubicon,” lanjutnya.

“Poin ketiga, tuntutan masyarakat Pasirbuyut adalah pihak PT Rubicon segera melakukan pembenahan internal terkait oknum karyawan yang membuat masalah dengan salah seorang warga Pasirbuyut yang akan mengangkut limbah ke dalam pabrik sehingga menimbulkan keributan dan membuat keadaan tidak kondusif,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, adanya rencana aksi masyarakat Desa Pasirbuyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten pada Senin 22 November 2021 nanti, dipicu oleh adanya keributan di dalam pabrik, saat masyarakat yang hendak mengangkut limbah sisa produksi dihalang- halangi salah satu oknum karyawan sehingga menimbulkan gesekan dan keributan.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak perusahaan karena sedang libur akhir pekan. (*)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.